Jakarta — WeTV menghadirkan sejumlah drama China terbaru yang dijadwalkan tayang pada paruh kedua 2026. Deretan drama tersebut menawarkan beragam genre, mulai dari romansa, sejarah, hingga drama kerajaan dengan dibintangi aktor dan aktris populer.
Beberapa nama yang akan meramaikan layar WeTV antara lain Zhang Linghe, Wang Churan, Li Yunrui, Meng Ziyi, Ding Yuxi, Song Zu’er, hingga Lin Yun.
Berikut lima rekomendasi drama China baru yang dijadwalkan tayang di WeTV pada paruh kedua 2026.
1. Overdo
Overdo mengambil latar Shanghai pada era Republik.
Drama ini mengisahkan Murong Qingyi (Zhang Linghe), putra seorang panglima perang yang memiliki masa kecil penuh penderitaan sebelum akhirnya diselamatkan oleh Ren Susu (Wang Churan).
Bertahun-tahun kemudian, keduanya kembali dipertemukan dalam situasi yang rumit ketika Ren Susu muncul dengan identitas baru sebagai calon kakak ipar Murong Qingyi.
Platform tayang: WeTV.
2. Tiger Sniff the Rose
Drama romansa historis ini mempertemukan Li Yunrui dan Meng Ziyi.
Cerita berpusat pada Putri Danyang, Mu Wanyao (Meng Ziyi), yang jatuh cinta kepada cendekiawan muda Yan Shang (Li Yunrui) setelah keduanya bertemu secara tidak sengaja di Lingnan.
Mereka kemudian menghadapi intrik politik dan ancaman terhadap kerajaan sambil mempertahankan cinta serta mengabdi kepada negara.
Platform tayang: WeTV.
3. The Road to Splendor
The Road to Splendor menjadi reuni Ding Yuxi dan Deng Enxi setelah sebelumnya dipertemukan dalam Melody of Golden Age.
Drama ini mengikuti perjalanan seorang perempuan (Deng Enxi) yang reputasinya hancur di mata masyarakat.
Di tengah keterpurukannya, ia mendapatkan dukungan dan perlindungan dari seorang pria (Ding Yuxi) yang membantunya bangkit kembali.
Platform tayang: WeTV.
Baca Juga: Jakarta — Ruben Onsu dan Sarwendah kini menghadapi sejumlah masalah hukum satu dengan yang lain setelah resmi bercerai. Berawal dari isu hak asuh anak, keduanya juga berhadapan dengan dugaan wanprestasi hingga masalah lainnya. Mantan suami istri tersebut saling lapor dan gugat satu dengan yang lain dalam beberapa bulan terakhir. Pertikaian mantan pasangan suami istri itu meledak pertengahan 2026, bermula dari masalah pelaksanaan perjanjian pascacerai mereka yang dikenal sebagai Akta 39. Berikut update terbaru kasus-kasus Ruben Onsu dan Sarwendah. Kasus hak asuh anak Kasus hak asuh anak ini diajukan Ruben Onsu kepada Sarwendah pada 30 Juni 2026 di PN Jakarta Selatan. Ruben mengajukan gugatan tersebut bermula dari masalah pembagian waktu pengasuhan kedua anak mereka, dugaan bahwa anak-anak berada dalam lingkungan yang tidak aman, hingga dugaan eksploitasi anak. Kini, kasus tersebut memasuki tahap pembuktian awal. Teranyar, Ruben telah menyerahkan total 61 bukti pada persidangan Rabu (21/10). Agenda sidang gugatan hak asuh anak tersebut akan kembali digelar pada 28 Oktober 2026 dengan agenda kubu Sarwendah membawa bukti untuk mempertahankan hak asuh. Kasus dugaan wanprestasi Pada 28 September 2026, Sarwendah menggugat Ruben Onsu ke PN Jakarta Selatan atas dugaan wanprestasi terkait komitmen pascaperceraian yang tertuang dalam Akta Notaris Nomor 39. Jaenudin selaku pengacara Sarwendah mengatakan pokok gugatan berkaitan dengan pembayaran cicilan dua rumah di kawasan BDN dan Rempoa yang masih menjadi agunan bank. Sarwendah menilai pelaksanaan kesepakatan dalam akta tersebut tidak sesuai dengan yang disepakati kedua pihak. Karena itu, gugatan diajukan untuk memperoleh kejelasan mengenai kewajiban pembayaran cicilan kedua aset tersebut. Dalam upaya penyelesaian perkara, Sarwendah juga mengusulkan vila milik Ruben sebagai pengganti pembayaran cicilan kredit rumah yang dipermasalahkan dalam gugatan. Per Selasa (20/10), perkara tersebut masih menjalani agenda mediasi. Hakim mediator memberikan waktu dua pekan kepada kubu Ruben untuk mempelajari resume perdamaian yang diajukan Sarwendah sebelum menentukan sikap dalam sidang mediasi berikutnya. Dugaan pencemaran nama baik Di tengah perkara hukum keduanya yang bergulir di PN Jakarta Selatan. Ruben dan Sarwendah turut membuat laporan kepolisian terkait dugaan pencemaran nama baik. Ruben melaporkan tiga perkara ke Polda Metro Jaya pada 11 Oktober 2026, yang dua di antaranya menyeret nama Sarwendah. Laporan itu dibuat setelah Sarwendah mengunggah rekaman video call dirinya dengan seorang pria di media sosial pada Sabtu (10/10). Pertama, Ruben melaporkan alamat email [email protected] terkait dugaan akses ilegal data pribadi anaknya, Betrand Peto. Kemudian, ia melaporkan dugaan pencemaran nama baik atas penyebaran rekaman video call tersebut. Kemudian pada Kamis (22/10), Pablo Benua selaku pengacara Sarwendah mengonfirmasi kliennya telah melaporkan 46 akun media sosial ke kepolisian atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah. Deret laporan mantan pasangan suami istri tersebut tengah diproses oleh pihak kepolisian. Hingga kini belum diketahui sosok pasti yang dilaporkan oleh Ruben maupun Sarwendah. (van/chri)
4. Wish You All the Best
Drama ini mengambil latar wilayah pesisir Changle yang menjadi pusat perdagangan maritim di tengah kebijakan larangan laut.
Pei You’an (Chen Xinhai), seorang wakil komandan, secara tidak sengaja menyelamatkan kapal dagang milik keluarga Zhen Jiafu (Song Zu’er) dari serangan bajak laut.
Untuk menyelamatkan Jiafu dari pernikahan paksa, keduanya sepakat menjalani pernikahan kontrak. Seiring waktu, berbagai rintangan, bahaya di laut, dan intrik perdagangan membuat benih-benih cinta tumbuh di antara mereka.
Platform tayang: WeTV.
5. The Road to Glory
The Road to Glory mengisahkan Wen Yu (Lin Yun), putri dari sebuah dinasti yang telah runtuh.
Saat berusaha mencari bantuan militer, Wen Yu diselamatkan oleh Xiao Li (Zhang Linghe), seorang pria dari kalangan bawah.
Keduanya kemudian menghadapi konflik politik dan peperangan demi merebut kembali takhta. Dalam perjalanan itu, Xiao Li bertransformasi menjadi Raja Wei.
Namun, intrik kekuasaan membuat keduanya dihadapkan pada pilihan sulit antara cinta, kesetiaan, dan dendam.
Platform tayang: WeTV.