Penulis : Redaksi

JAKARTA – Antusiasme penonton terhadap film The Odyssey garapan sutradara Christopher Nolan masih sangat tinggi. Tiket tambahan penayangan di layar IMAX Jakarta yang dibuka Cinema XXI pada Selasa (21/7) langsung ludes diburu penggemar.

Berdasarkan pantauan pada Selasa sekitar pukul 11.30 WIB, atau sekitar dua jam setelah penjualan dibuka, tiket penayangan The Odyssey di IMAX Jakarta hingga 24 Juli 2026 sebagian besar telah habis terjual.

Kursi yang masih tersedia umumnya berada di bagian depan atau pinggir ruang bioskop yang biasanya kurang diminati penonton.

Sementara itu, untuk jadwal akhir pekan 25-26 Juli 2026, tiga studio IMAX di Jakarta masih menyediakan cukup banyak kursi, terutama untuk jadwal pemutaran terakhir sekitar pukul 21.15 WIB.

Tiket IMAX di Luar Jakarta Masih Tersedia

Berbeda dengan Jakarta, sejumlah studio IMAX di wilayah Bogor, Depok, dan Tangerang masih memiliki banyak kursi yang tersedia.

Kondisi serupa juga terlihat di beberapa kota lain seperti Medan, Bandung, Cikarang, Surabaya, dan Semarang.

Sebelumnya, Cinema XXI pada Senin (20/7) malam mengumumkan pembukaan penjualan tambahan tiket The Odyssey untuk periode tayang 22-26 Juli 2026.

Langkah tersebut diambil setelah seluruh jadwal penayangan IMAX sejak hari pertama penayangan hingga 21 Juli 2026 terjual habis, termasuk untuk jadwal malam.

IMAX Jadi Incaran Penggemar Christopher Nolan

Layar premium seperti IMAX dan 4DX menjadi pilihan utama penggemar film yang ingin menikmati kualitas visual The Odyssey.

Film ini menjadi karya terbaru Christopher Nolan yang seluruh proses pengambilan gambarnya dilakukan menggunakan kamera IMAX. Meski demikian, Indonesia belum memiliki layar IMAX 70mm, sehingga penonton tidak dapat menikmati format penuh sebagaimana ditampilkan di sejumlah negara lain.

Baca Juga: Jakarta — Ruben Onsu dan Sarwendah kini menghadapi sejumlah masalah hukum satu dengan yang lain setelah resmi bercerai. Berawal dari isu hak asuh anak, keduanya juga berhadapan dengan dugaan wanprestasi hingga masalah lainnya. Mantan suami istri tersebut saling lapor dan gugat satu dengan yang lain dalam beberapa bulan terakhir. Pertikaian mantan pasangan suami istri itu meledak pertengahan 2026, bermula dari masalah pelaksanaan perjanjian pascacerai mereka yang dikenal sebagai Akta 39. Berikut update terbaru kasus-kasus Ruben Onsu dan Sarwendah. Kasus hak asuh anak Kasus hak asuh anak ini diajukan Ruben Onsu kepada Sarwendah pada 30 Juni 2026 di PN Jakarta Selatan. Ruben mengajukan gugatan tersebut bermula dari masalah pembagian waktu pengasuhan kedua anak mereka, dugaan bahwa anak-anak berada dalam lingkungan yang tidak aman, hingga dugaan eksploitasi anak. Kini, kasus tersebut memasuki tahap pembuktian awal. Teranyar, Ruben telah menyerahkan total 61 bukti pada persidangan Rabu (21/10). Agenda sidang gugatan hak asuh anak tersebut akan kembali digelar pada 28 Oktober 2026 dengan agenda kubu Sarwendah membawa bukti untuk mempertahankan hak asuh. Kasus dugaan wanprestasi Pada 28 September 2026, Sarwendah menggugat Ruben Onsu ke PN Jakarta Selatan atas dugaan wanprestasi terkait komitmen pascaperceraian yang tertuang dalam Akta Notaris Nomor 39. Jaenudin selaku pengacara Sarwendah mengatakan pokok gugatan berkaitan dengan pembayaran cicilan dua rumah di kawasan BDN dan Rempoa yang masih menjadi agunan bank. Sarwendah menilai pelaksanaan kesepakatan dalam akta tersebut tidak sesuai dengan yang disepakati kedua pihak. Karena itu, gugatan diajukan untuk memperoleh kejelasan mengenai kewajiban pembayaran cicilan kedua aset tersebut. Dalam upaya penyelesaian perkara, Sarwendah juga mengusulkan vila milik Ruben sebagai pengganti pembayaran cicilan kredit rumah yang dipermasalahkan dalam gugatan. Per Selasa (20/10), perkara tersebut masih menjalani agenda mediasi. Hakim mediator memberikan waktu dua pekan kepada kubu Ruben untuk mempelajari resume perdamaian yang diajukan Sarwendah sebelum menentukan sikap dalam sidang mediasi berikutnya. Dugaan pencemaran nama baik Di tengah perkara hukum keduanya yang bergulir di PN Jakarta Selatan. Ruben dan Sarwendah turut membuat laporan kepolisian terkait dugaan pencemaran nama baik. Ruben melaporkan tiga perkara ke Polda Metro Jaya pada 11 Oktober 2026, yang dua di antaranya menyeret nama Sarwendah. Laporan itu dibuat setelah Sarwendah mengunggah rekaman video call dirinya dengan seorang pria di media sosial pada Sabtu (10/10). Pertama, Ruben melaporkan alamat email [email protected] terkait dugaan akses ilegal data pribadi anaknya, Betrand Peto. Kemudian, ia melaporkan dugaan pencemaran nama baik atas penyebaran rekaman video call tersebut. Kemudian pada Kamis (22/10), Pablo Benua selaku pengacara Sarwendah mengonfirmasi kliennya telah melaporkan 46 akun media sosial ke kepolisian atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah. Deret laporan mantan pasangan suami istri tersebut tengah diproses oleh pihak kepolisian. Hingga kini belum diketahui sosok pasti yang dilaporkan oleh Ruben maupun Sarwendah. (van/chri)

Bagi penonton yang tidak mendapatkan tiket IMAX, penayangan di layar reguler masih tersedia di berbagai jaringan bioskop.

Sinopsis Singkat The Odyssey

The Odyssey mengisahkan perjalanan panjang Odysseus (Matt Damon), Raja Ithaca, yang berusaha kembali ke tanah kelahirannya setelah berakhirnya Perang Troya.

Selama 10 tahun perjalanan, Odysseus menghadapi berbagai rintangan demi kembali bertemu istrinya, Penelope (Anne Hathaway), dan putranya, Telemachus (Tom Holland).

Film adaptasi epos Yunani kuno ini juga dibintangi sejumlah aktor ternama, seperti Zendaya, Robert Pattinson, Lupita Nyong’o, Charlize Theron, John Leguizamo, dan Elliot Page.

The Odyssey mulai tayang di bioskop Indonesia pada 15 Juli 2026.