Penulis : Redaksi

Jakarta — Adam Sandler disebut memberikan pesan khusus kepada Taylor Swift dan Travis Kelce saat memimpin upacara pernikahan pasangan tersebut pada 3 Juli 2026.

Pesan itu diungkapkan oleh pelatih Kansas City Chiefs, Andy Reid, yang turut menghadiri pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce di Madison Square Garden (MSG), New York.

Menurut Reid, Sandler berpesan agar pasangan tersebut tidak pernah lupa menunjukkan kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari.

“Cium dia setiap ada kesempatan. Setiap hari. Baik saat hendak tidur atau pergi bekerja. Kapan pun, cium dia,” kata Reid menirukan pesan Sandler, seperti diberitakan CNN pada 5 Juli 2026.

Andy Reid juga memuji cara Adam Sandler memimpin prosesi pernikahan.

“Adam Sandler melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam upacara tersebut,” kata Reid.

Ia menilai Sandler berhasil menghadirkan perpaduan antara humor dan pesan emosional selama prosesi berlangsung.

“Bagaimana dia membawa sedikit humor dan sedikit kepekaan pada apa yang terjadi. Ada banyak orang dari berbagai dunia, dan dia menyatukan mereka semua,” ujarnya.

Adam Sandler Pimpin Upacara Pernikahan

Keterlibatan Adam Sandler sebagai penghulu dikonfirmasi melalui pernyataan resmi publisis Taylor Swift setelah pasangan tersebut resmi menikah.

Dalam keterangan tersebut dijelaskan bahwa Taylor Swift dan Travis Kelce tidak menunjuk pengiring pengantin perempuan maupun laki-laki.

Sebagai gantinya, Austin Swift bertugas sebagai Man of Honor untuk Taylor, sedangkan Jason Kelce menjadi Best Man bagi Travis.

“Taylor & Travis tidak memiliki pengiring pengantin wanita atau pria. Sebaliknya, saudara laki-lakinya, Austin Swift, bertindak sebagai Man of Honor Taylor dan Jason Kelce sebagai Best Man untuk Travis,” demikian isi pernyataan tersebut.

Pernyataan itu juga menegaskan bahwa upacara pernikahan dipimpin oleh Adam Sandler, yang merupakan sahabat kedua mempelai.

Baca Juga: Jakarta — Ruben Onsu dan Sarwendah kini menghadapi sejumlah masalah hukum satu dengan yang lain setelah resmi bercerai. Berawal dari isu hak asuh anak, keduanya juga berhadapan dengan dugaan wanprestasi hingga masalah lainnya. Mantan suami istri tersebut saling lapor dan gugat satu dengan yang lain dalam beberapa bulan terakhir. Pertikaian mantan pasangan suami istri itu meledak pertengahan 2026, bermula dari masalah pelaksanaan perjanjian pascacerai mereka yang dikenal sebagai Akta 39. Berikut update terbaru kasus-kasus Ruben Onsu dan Sarwendah. Kasus hak asuh anak Kasus hak asuh anak ini diajukan Ruben Onsu kepada Sarwendah pada 30 Juni 2026 di PN Jakarta Selatan. Ruben mengajukan gugatan tersebut bermula dari masalah pembagian waktu pengasuhan kedua anak mereka, dugaan bahwa anak-anak berada dalam lingkungan yang tidak aman, hingga dugaan eksploitasi anak. Kini, kasus tersebut memasuki tahap pembuktian awal. Teranyar, Ruben telah menyerahkan total 61 bukti pada persidangan Rabu (21/10). Agenda sidang gugatan hak asuh anak tersebut akan kembali digelar pada 28 Oktober 2026 dengan agenda kubu Sarwendah membawa bukti untuk mempertahankan hak asuh. Kasus dugaan wanprestasi Pada 28 September 2026, Sarwendah menggugat Ruben Onsu ke PN Jakarta Selatan atas dugaan wanprestasi terkait komitmen pascaperceraian yang tertuang dalam Akta Notaris Nomor 39. Jaenudin selaku pengacara Sarwendah mengatakan pokok gugatan berkaitan dengan pembayaran cicilan dua rumah di kawasan BDN dan Rempoa yang masih menjadi agunan bank. Sarwendah menilai pelaksanaan kesepakatan dalam akta tersebut tidak sesuai dengan yang disepakati kedua pihak. Karena itu, gugatan diajukan untuk memperoleh kejelasan mengenai kewajiban pembayaran cicilan kedua aset tersebut. Dalam upaya penyelesaian perkara, Sarwendah juga mengusulkan vila milik Ruben sebagai pengganti pembayaran cicilan kredit rumah yang dipermasalahkan dalam gugatan. Per Selasa (20/10), perkara tersebut masih menjalani agenda mediasi. Hakim mediator memberikan waktu dua pekan kepada kubu Ruben untuk mempelajari resume perdamaian yang diajukan Sarwendah sebelum menentukan sikap dalam sidang mediasi berikutnya. Dugaan pencemaran nama baik Di tengah perkara hukum keduanya yang bergulir di PN Jakarta Selatan. Ruben dan Sarwendah turut membuat laporan kepolisian terkait dugaan pencemaran nama baik. Ruben melaporkan tiga perkara ke Polda Metro Jaya pada 11 Oktober 2026, yang dua di antaranya menyeret nama Sarwendah. Laporan itu dibuat setelah Sarwendah mengunggah rekaman video call dirinya dengan seorang pria di media sosial pada Sabtu (10/10). Pertama, Ruben melaporkan alamat email [email protected] terkait dugaan akses ilegal data pribadi anaknya, Betrand Peto. Kemudian, ia melaporkan dugaan pencemaran nama baik atas penyebaran rekaman video call tersebut. Kemudian pada Kamis (22/10), Pablo Benua selaku pengacara Sarwendah mengonfirmasi kliennya telah melaporkan 46 akun media sosial ke kepolisian atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah. Deret laporan mantan pasangan suami istri tersebut tengah diproses oleh pihak kepolisian. Hingga kini belum diketahui sosok pasti yang dilaporkan oleh Ruben maupun Sarwendah. (van/chri)

Persahabatan Adam Sandler dan Travis Kelce

Taylor Swift dan Travis Kelce dikenal sebagai penggemar karya Adam Sandler.

Hubungan Sandler dan Travis Kelce juga terjalin secara profesional. Travis pernah tampil sebagai kameo dalam film Happy Gilmore 2 yang dirilis pada 2025.

Selain itu, Sandler juga menjadi tamu dalam podcast New Heights milik Travis Kelce saat mempromosikan film tersebut.

Dalam wawancaranya bersama Entertainment Tonight, Sandler mengaku nyaman berteman dengan Travis Kelce.

“Travis adalah pria yang lembut, baik, dan sangat lucu,” kata Sandler.

“Saat bersama Travis, itu mengingatkan saya pada teman-teman saya di SMA dan bisa tertawa serta mengatakan hal-hal yang ingin saya katakan,” lanjutnya.