Penulis : Redaksi

JAKARTA – Drama Korea The Remarried Empress menjadi salah satu tayangan yang dinantikan pada November 2026. Drama bergenre romansa kerajaan ini mempertemukan Shin Min-ah dan Ju Ji-hoon dalam satu proyek setelah keduanya pernah beradu akting dalam film The Naked Kitchen pada 2009.

Tak hanya menghadirkan jajaran pemain populer, drama adaptasi novel web dan Webtoon berjudul sama ini juga menawarkan visual kerajaan yang megah. Trailer yang telah dirilis memperlihatkan pesta dansa, pertarungan pedang, adegan romantis berkuda, hingga penampilan para tokoh dengan busana kebesaran.

Namun, The Remarried Empress bukan sekadar kisah cinta kerajaan seperti dongeng. Ceritanya mengangkat perselingkuhan, perceraian, pengkhianatan, serta intrik politik dalam perebutan kekuasaan.

Drama ini berpusat pada Navier, seorang permaisuri yang harus menghadapi keretakan rumah tangga sekaligus mempertahankan kedudukannya di tengah konflik istana.

Pemain The Remarried Empress

Drama ini menghadirkan empat pemeran utama yang memerankan karakter penting dalam konflik kerajaan.

Shin Min-ah sebagai Navier

Shin Min-ah memerankan Navier, permaisuri Kekaisaran Timur yang dikenal cerdas, tenang, dan memiliki kemampuan memimpin. Sebagai perempuan yang sejak kecil dipersiapkan untuk menjadi penguasa, Navier harus menghadapi kehancuran pernikahannya tanpa kehilangan otoritas yang telah ia bangun.

Ju Ji-hoon sebagai Sovieshu

Ju Ji-hoon berperan sebagai Kaisar Sovieshu, suami Navier sekaligus sahabat masa kecilnya. Aktor yang dikenal lewat Princess Hours (2006) dan Kingdom (2019) ini dituntut menampilkan sosok kaisar yang memiliki kekuatan politik, tetapi juga menyimpan kerapuhan pribadi.

Sutradara Cho Su-won menilai Ju Ji-hoon mampu menyeimbangkan kedua sisi karakter tersebut.

Lee Se-young sebagai Rashta

Lee Se-young memerankan Rashta, seorang budak pelarian yang kemudian dibawa Sovieshu ke istana dan menjadi gundiknya. Co-writer Yeoh Gee-na menggambarkan Rashta sebagai sosok yang memiliki ambisi dan keinginan besar, tetapi tidak bisa begitu saja dinilai sebagai karakter yang sepenuhnya jahat.

Lee Jong-suk sebagai Heinrey

Lee Jong-suk memerankan Pangeran Heinrey dari Kerajaan Barat. Kehadirannya menawarkan kemungkinan kehidupan baru bagi Navier setelah pernikahannya dengan Sovieshu berakhir.

Proyek ini juga menjadi reuni Lee Jong-suk dengan sutradara Cho Su-won setelah sebelumnya bekerja sama dalam drama I Can Hear Your Voice (2013) dan Pinocchio (2014).

Sinopsis The Remarried Empress

The Remarried Empress mengisahkan kehidupan Navier (Shin Min-ah), perempuan dari keluarga bangsawan yang sejak kecil dipersiapkan untuk menjadi permaisuri Kekaisaran Timur.

Ia menikah dengan Sovieshu (Ju Ji-hoon), sahabat masa kecil yang kemudian naik takhta sebagai kaisar. Selama bertahun-tahun, pernikahan mereka terlihat harmonis. Keduanya bekerja sama menjaga stabilitas dan kedamaian kekaisaran.

Namun, hubungan tersebut mulai berubah ketika mereka belum juga memiliki keturunan untuk meneruskan takhta. Tekanan mengenai pewaris kerajaan perlahan memperburuk hubungan Navier dan Sovieshu.

Keretakan rumah tangga mereka semakin besar setelah Sovieshu membawa Rashta (Lee Se-young), seorang budak pelarian, ke istana. Dalam waktu singkat, Rashta menjadi gundik kaisar dan mulai mendapatkan pengaruh di lingkungan kerajaan.

Posisi Navier sebagai permaisuri pun semakin terancam. Ia harus menghadapi kemungkinan kehilangan suami sekaligus kedudukan yang selama ini dipersiapkannya sejak kecil.

Situasi mencapai puncaknya ketika Sovieshu mengajukan perceraian. Namun, Navier ternyata telah menyiapkan langkahnya sendiri. Ia justru ingin menikah dengan Heinrey (Lee Jong-suk), pangeran dari Kerajaan Barat yang telah lama menaruh hati kepadanya.

Keputusan tersebut menjadi awal dari perubahan besar dalam kehidupan Navier, sekaligus membuka babak baru persaingan politik antara dua kerajaan.

Fakta Menarik The Remarried Empress

1. Ju Ji-hoon Siap Dibenci Penonton

Ju Ji-hoon menyadari bahwa karakter Sovieshu berpotensi memancing emosi penonton. Ia bahkan mengaku sudah siap menerima berbagai reaksi setelah penonton menyaksikan perlakuan sang kaisar terhadap Navier.

Hal tersebut disampaikan ketika para pemain menghadiri acara panggung terbuka The Remarried Empress dalam Busan International Film Festival ke-31 di Busan Cinema Center, Haeundae-gu, Busan, Sabtu (10/10/2026).

“Silakan maki saya sepuasnya setelah menonton The Remarried Empress nanti. Saya benar-benar menantikan itu,” ujar Ju Ji-hoon sambil tersenyum, yang disambut tawa para pemain lainnya.

Ia juga menggoda penonton dengan mengatakan bahwa cerita yang diperlihatkan sejauh ini belum seberapa dibandingkan konflik yang akan muncul dalam drama tersebut.

“Kalau kalian bertanya ke orang-orang yang sudah berkesempatan nonton duluan kemarin, mereka pasti bilang ini seru. Padahal ini belum apa-apa, dopamin kalian bakal benar-benar meledak,” tambahnya.

2. Latar Kerajaan Sepenuhnya Fiksi

Meski menampilkan istana megah dan kehidupan kerajaan, dunia The Remarried Empress tidak merujuk pada periode sejarah tertentu.

Alphatart, kreator karya orisinalnya, menegaskan bahwa latar tempat dan waktu dalam cerita sepenuhnya fiksi.

Hal tersebut terlihat dari sejumlah elemen yang memadukan berbagai periode dan gaya budaya. Para karakter menggunakan huruf Hangul untuk menulis, sementara keberadaan surat kabar menunjukkan adanya teknologi percetakan.

Arsitektur istananya juga menampilkan kubah yang mengingatkan pada bangunan era Renaisans Italia. Perpaduan tersebut membentuk dunia kerajaan dengan identitas visual tersendiri.

3. Menggabungkan Intrik Politik dan Fantasi

Selain konflik percintaan dan perselingkuhan, drama ini menghadirkan persaingan dua kekuatan besar, yaitu Kekaisaran Timur yang dipimpin Navier dan Sovieshu serta Kerajaan Barat yang dipimpin Heinrey.

Kerajaan Barat digambarkan memiliki kekayaan dari hasil tambang batu permata. Hubungan kedua wilayah tersebut tidak hanya dipengaruhi persaingan kekuasaan, tetapi juga perdagangan dan aliansi politik.

Unsur fantasi turut memperkaya cerita melalui kehadiran kekuatan magis, monster, dan makhluk yang dapat berubah wujud dari manusia menjadi hewan atau shape-shifter.

Kombinasi tersebut membuat dunia The Remarried Empress tidak hanya berisi konflik istana, tetapi juga memiliki semesta fantasi yang lebih luas.

4. Diadaptasi dari Novel Web dan Webtoon Populer

The Remarried Empress merupakan adaptasi dari novel web karya penulis yang menggunakan nama pena Alphatart. Karya tersebut mulai diserialisasikan pada November 2018 hingga Maret 2020.

Popularitasnya terlihat dari jumlah pembaca dan pencapaian komersial. Berdasarkan catatan platform Naver yang dikutip dalam materi sumber, novel tersebut telah mencapai 160 juta penayangan per Juli dan menghasilkan lebih dari 4 miliar won dari unduhan berbayar pada akhir masa publikasinya di 2020.

Alphatart sendiri dikenal sangat menjaga privasi identitasnya. Dalam penjelasannya mengenai karya tersebut, ia mengungkapkan keinginannya untuk menyampaikan cerita dari sudut pandang seorang permaisuri.

“Saya ingin menceritakan kisahnya dari sudut pandangnya [sang permaisuri] dan menantang asumsi bahwa seorang permaisuri tidak akan menikah lagi,” ujar Alphatart.

Kisah ini kemudian diadaptasi menjadi Webtoon yang ditulis HereLee dan diilustrasikan Sumpul. Menurut Naver, Webtoon tersebut telah diterjemahkan ke dalam 10 bahasa dan meraih 2,97 miliar penayangan secara global per Juli.

CEO rumah produksi Studio N, Kwon Mi-kyung, menyebut kekuatan proyek ini terletak pada upaya mempertahankan inti cerita dari karya orisinal.

“Kekuatan dari proyek ini terletak pada mengadaptasi [sumber] orisinal apa adanya,” ujarnya. “Prinsip panduan kami adalah menangkap The Remarried Empress di layar setepat mungkin.”

Jadwal Tayang The Remarried Empress

Drama The Remarried Empress dijadwalkan tayang mulai 4 November 2026 melalui layanan streaming Disney+.

Empat episode pertama akan dirilis pada hari penayangan perdana. Setelah itu, dua episode baru dijadwalkan hadir setiap Rabu.

Dengan konflik rumah tangga, perebutan kekuasaan, dan unsur fantasi yang saling berpadu, drama ini menawarkan kisah tentang seorang permaisuri yang memilih menentukan nasibnya sendiri setelah dikhianati oleh orang terdekatnya.