Penulis : Redaksi

JAKARTA — Royal Betrothal menjadi costume drama terbaru yang mempertemukan Wu Jinyan dan Chen Zheyuan dalam kisah tentang penyamaran, ujian kekaisaran, hingga upaya membongkar jaringan korupsi yang mengakar di lingkungan kerajaan.

Dalam drama ini, Wu Jinyan memerankan Meng Tinghui, perempuan cerdas yang berjuang mengubah kehidupannya hingga mencetak sejarah dalam ujian kekaisaran.

Sementara itu, Chen Zheyuan berperan sebagai He Du, sosok yang ditemui Meng Tinghui ketika sedang menyelidiki dugaan korupsi dan penyelundupan senjata prajurit kerajaan.

Namun, He Du ternyata menyimpan identitas yang tidak diketahui Meng Tinghui.

Berikut sinopsis Royal Betrothal.

Royal Betrothal mengambil latar Dinasti Daning yang Agung yang sedang berada dalam kekacauan akibat perselisihan internal, ancaman eksternal, serta kolusi antara pejabat dan kekuatan kriminal.

Cerita berpusat pada Meng Tinghui (Wu Jinyan), anak yatim piatu dari gurun.

Bersama beberapa anak lainnya, Meng Tinghui ditangkap oleh geng kriminal dan dilatih untuk menjadi pencuri.

Muak dengan situasi tersebut, Meng Tinghui melakukan perlawanan sendiri meski tindakannya mengancam nyawa.

Ia akhirnya berhasil selamat dan melarikan diri berkat bantuan seorang kaisar muda. Namun, ketika itu keduanya tidak mengetahui identitas satu sama lain.

Bertahun-tahun kemudian, Meng Tinghui berusaha keras agar dapat mengikuti ujian kekaisaran.

Dalam perjuangannya, ia ditemani Yan Fuzhi (Zhao Zhaoyi), sahabat yang memiliki impian menjadi seorang pengusaha.

Menjelang ujian kekaisaran, Meng Tinghui secara tidak sengaja bertemu He Du (Chen Zheyuan).

He Du merupakan sosok asing yang saat itu sedang menyelidiki dugaan korupsi dan penyelundupan senjata prajurit kerajaan.

Pertemuan tersebut tidak langsung membuat keduanya akrab.

Meng Tinghui dan He Du justru saling mencurigai, terlebih setelah Meng Tinghui diketahui memalsukan identitasnya.

Seiring berjalannya waktu, kecurigaan tersebut mulai berubah. Keduanya perlahan membangun kepercayaan dan akhirnya bekerja sama dalam melakukan penyelidikan.

He Du kemudian mengetahui impian dan alasan di balik ambisi Meng Tinghui untuk lulus ujian kekaisaran.

Namun, Meng Tinghui belum mengetahui identitas sebenarnya dari pria yang kini bekerja sama dengannya.

He Du ternyata adalah kaisar muda Ying Gua yang sedang menyamar untuk melakukan penyelidikan.

Meng Tinghui Cetak Sejarah di Ujian Kekaisaran

Perjalanan Meng Tinghui kemudian memasuki babak baru ketika ia berhasil mencetak sejarah.

Baca Juga: Jakarta — Ruben Onsu dan Sarwendah kini menghadapi sejumlah masalah hukum satu dengan yang lain setelah resmi bercerai. Berawal dari isu hak asuh anak, keduanya juga berhadapan dengan dugaan wanprestasi hingga masalah lainnya. Mantan suami istri tersebut saling lapor dan gugat satu dengan yang lain dalam beberapa bulan terakhir. Pertikaian mantan pasangan suami istri itu meledak pertengahan 2026, bermula dari masalah pelaksanaan perjanjian pascacerai mereka yang dikenal sebagai Akta 39. Berikut update terbaru kasus-kasus Ruben Onsu dan Sarwendah. Kasus hak asuh anak Kasus hak asuh anak ini diajukan Ruben Onsu kepada Sarwendah pada 30 Juni 2026 di PN Jakarta Selatan. Ruben mengajukan gugatan tersebut bermula dari masalah pembagian waktu pengasuhan kedua anak mereka, dugaan bahwa anak-anak berada dalam lingkungan yang tidak aman, hingga dugaan eksploitasi anak. Kini, kasus tersebut memasuki tahap pembuktian awal. Teranyar, Ruben telah menyerahkan total 61 bukti pada persidangan Rabu (21/10). Agenda sidang gugatan hak asuh anak tersebut akan kembali digelar pada 28 Oktober 2026 dengan agenda kubu Sarwendah membawa bukti untuk mempertahankan hak asuh. Kasus dugaan wanprestasi Pada 28 September 2026, Sarwendah menggugat Ruben Onsu ke PN Jakarta Selatan atas dugaan wanprestasi terkait komitmen pascaperceraian yang tertuang dalam Akta Notaris Nomor 39. Jaenudin selaku pengacara Sarwendah mengatakan pokok gugatan berkaitan dengan pembayaran cicilan dua rumah di kawasan BDN dan Rempoa yang masih menjadi agunan bank. Sarwendah menilai pelaksanaan kesepakatan dalam akta tersebut tidak sesuai dengan yang disepakati kedua pihak. Karena itu, gugatan diajukan untuk memperoleh kejelasan mengenai kewajiban pembayaran cicilan kedua aset tersebut. Dalam upaya penyelesaian perkara, Sarwendah juga mengusulkan vila milik Ruben sebagai pengganti pembayaran cicilan kredit rumah yang dipermasalahkan dalam gugatan. Per Selasa (20/10), perkara tersebut masih menjalani agenda mediasi. Hakim mediator memberikan waktu dua pekan kepada kubu Ruben untuk mempelajari resume perdamaian yang diajukan Sarwendah sebelum menentukan sikap dalam sidang mediasi berikutnya. Dugaan pencemaran nama baik Di tengah perkara hukum keduanya yang bergulir di PN Jakarta Selatan. Ruben dan Sarwendah turut membuat laporan kepolisian terkait dugaan pencemaran nama baik. Ruben melaporkan tiga perkara ke Polda Metro Jaya pada 11 Oktober 2026, yang dua di antaranya menyeret nama Sarwendah. Laporan itu dibuat setelah Sarwendah mengunggah rekaman video call dirinya dengan seorang pria di media sosial pada Sabtu (10/10). Pertama, Ruben melaporkan alamat email [email protected] terkait dugaan akses ilegal data pribadi anaknya, Betrand Peto. Kemudian, ia melaporkan dugaan pencemaran nama baik atas penyebaran rekaman video call tersebut. Kemudian pada Kamis (22/10), Pablo Benua selaku pengacara Sarwendah mengonfirmasi kliennya telah melaporkan 46 akun media sosial ke kepolisian atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah. Deret laporan mantan pasangan suami istri tersebut tengah diproses oleh pihak kepolisian. Hingga kini belum diketahui sosok pasti yang dilaporkan oleh Ruben maupun Sarwendah. (van/chri)

Ia menjadi wanita pertama yang meraih penghargaan “Triple First” dalam ujian kekaisaran dan mengamankan posisi kunci di Pengadilan Pengawasan.

Posisi tersebut membawa Meng Tinghui semakin dekat dengan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan kerajaan.

Bersama He Du, ia kemudian menghadapi jaringan korupsi yang ternyata telah mengakar di Istana.

Aliansi antara keduanya pun berkembang dari hubungan yang awalnya dipenuhi kecurigaan menjadi kerja sama dalam menghadapi berbagai persoalan kerajaan.

Royal Betrothal menjadi costume drama terbaru Wu Jinyan yang tayang setelah Kill Me Love Me dan The Double pada 2024.

Kali ini, ia beradu akting dengan Chen Zheyuan yang sebelumnya membintangi Fated Hearts dan Hidden Love.

Royal Betrothal turut dibintangi Liang Yongqi sebagai Biro Inspeksi.

Kehadiran Liang Yongqi sekaligus menjadi reuni dengan Wu Jinyan setelah keduanya sempat menjadi pasangan suami istri yang berujung tragedi dalam The Double.

Royal Betrothal memiliki 32 episode dan tayang sejak 28 Juli. Drama China tersebut dapat disaksikan melalui MangoTV.