JAKARTA – Overdo menjadi drama China terbaru berlatar era Republik yang mempertemukan Zhang Linghe dan Wang Churan sebagai pemeran utama. Drama bergenre romantis ini mengangkat kisah cinta yang dibalut misteri masa lalu, konflik keluarga, dan pengorbanan.
Drama ini berlatar di kota fiksi Nancheng, tempat dua tokoh utama kembali dipertemukan setelah bertahun-tahun berpisah dengan identitas dan kehidupan yang telah berubah.
Sinopsis Overdo
Kisah bermula dari Murong Qingyi (Zhang Linghe), putra bungsu seorang panglima perang yang sejak kecil hidup dalam penderitaan akibat kekacauan yang menyelimuti asal-usulnya.
Ia dibawa pergi secara tidak sengaja dan kemudian mengalami penyiksaan dari ayah angkatnya. Saat menginjak usia remaja, Murong Qingyi memutuskan melarikan diri untuk mencari kehidupan yang lebih baik.
Dalam pelariannya, ia bertemu Ren Susu (Wang Churan), perempuan yang menyelamatkannya dan kemudian menjadi sosok paling berarti dalam hidupnya.
Namun, kebersamaan mereka tidak berlangsung lama.
Demi menyelamatkan orang lain, Ren Susu terpaksa memalsukan kematiannya dan menghilang, meninggalkan Murong Qingyi dengan luka yang mendalam.
Dipertemukan Kembali dengan Takdir yang Berbeda
Bertahun-tahun kemudian, takdir kembali mempertemukan keduanya di Kota Nancheng.
Namun, reuni itu tidak berjalan seperti yang mereka harapkan.
Ren Susu kini kembali sebagai calon kakak ipar Murong Qingyi karena akan menikah dengan Murong Qingyu (Fu Xinbo).
Ren Susu digambarkan sebagai perempuan yang tangguh, berani, dan memiliki tekad kuat untuk mengungkap berbagai konflik keluarga yang selama ini tersembunyi.
Sementara itu, Murong Qingyi tampil sebagai sosok yang kompleks dengan pergolakan batin yang mendalam.
Setelah meninggalkan profesinya sebagai dokter, perubahan dalam identitas dan kondisi mentalnya perlahan memperlihatkan sisi lain yang tidak pernah diduga.
Baca Juga: Jakarta — Ruben Onsu dan Sarwendah kini menghadapi sejumlah masalah hukum satu dengan yang lain setelah resmi bercerai. Berawal dari isu hak asuh anak, keduanya juga berhadapan dengan dugaan wanprestasi hingga masalah lainnya. Mantan suami istri tersebut saling lapor dan gugat satu dengan yang lain dalam beberapa bulan terakhir. Pertikaian mantan pasangan suami istri itu meledak pertengahan 2026, bermula dari masalah pelaksanaan perjanjian pascacerai mereka yang dikenal sebagai Akta 39. Berikut update terbaru kasus-kasus Ruben Onsu dan Sarwendah. Kasus hak asuh anak Kasus hak asuh anak ini diajukan Ruben Onsu kepada Sarwendah pada 30 Juni 2026 di PN Jakarta Selatan. Ruben mengajukan gugatan tersebut bermula dari masalah pembagian waktu pengasuhan kedua anak mereka, dugaan bahwa anak-anak berada dalam lingkungan yang tidak aman, hingga dugaan eksploitasi anak. Kini, kasus tersebut memasuki tahap pembuktian awal. Teranyar, Ruben telah menyerahkan total 61 bukti pada persidangan Rabu (21/10). Agenda sidang gugatan hak asuh anak tersebut akan kembali digelar pada 28 Oktober 2026 dengan agenda kubu Sarwendah membawa bukti untuk mempertahankan hak asuh. Kasus dugaan wanprestasi Pada 28 September 2026, Sarwendah menggugat Ruben Onsu ke PN Jakarta Selatan atas dugaan wanprestasi terkait komitmen pascaperceraian yang tertuang dalam Akta Notaris Nomor 39. Jaenudin selaku pengacara Sarwendah mengatakan pokok gugatan berkaitan dengan pembayaran cicilan dua rumah di kawasan BDN dan Rempoa yang masih menjadi agunan bank. Sarwendah menilai pelaksanaan kesepakatan dalam akta tersebut tidak sesuai dengan yang disepakati kedua pihak. Karena itu, gugatan diajukan untuk memperoleh kejelasan mengenai kewajiban pembayaran cicilan kedua aset tersebut. Dalam upaya penyelesaian perkara, Sarwendah juga mengusulkan vila milik Ruben sebagai pengganti pembayaran cicilan kredit rumah yang dipermasalahkan dalam gugatan. Per Selasa (20/10), perkara tersebut masih menjalani agenda mediasi. Hakim mediator memberikan waktu dua pekan kepada kubu Ruben untuk mempelajari resume perdamaian yang diajukan Sarwendah sebelum menentukan sikap dalam sidang mediasi berikutnya. Dugaan pencemaran nama baik Di tengah perkara hukum keduanya yang bergulir di PN Jakarta Selatan. Ruben dan Sarwendah turut membuat laporan kepolisian terkait dugaan pencemaran nama baik. Ruben melaporkan tiga perkara ke Polda Metro Jaya pada 11 Oktober 2026, yang dua di antaranya menyeret nama Sarwendah. Laporan itu dibuat setelah Sarwendah mengunggah rekaman video call dirinya dengan seorang pria di media sosial pada Sabtu (10/10). Pertama, Ruben melaporkan alamat email [email protected] terkait dugaan akses ilegal data pribadi anaknya, Betrand Peto. Kemudian, ia melaporkan dugaan pencemaran nama baik atas penyebaran rekaman video call tersebut. Kemudian pada Kamis (22/10), Pablo Benua selaku pengacara Sarwendah mengonfirmasi kliennya telah melaporkan 46 akun media sosial ke kepolisian atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah. Deret laporan mantan pasangan suami istri tersebut tengah diproses oleh pihak kepolisian. Hingga kini belum diketahui sosok pasti yang dilaporkan oleh Ruben maupun Sarwendah. (van/chri)
Pertemuan kembali mereka menjadi awal perjalanan penuh kesalahpahaman, pengorbanan, dan pilihan hidup yang terus menguji hubungan keduanya.
Di tengah hubungan yang terus mengalami tarik-ulur emosional, rahasia keluarga yang lama terkubur mulai terungkap dan memunculkan berbagai intrik baru.
Jadwal Tayang Overdo
Drama Overdo memiliki 33 episode dan mulai tayang pada 19 Juli.
Serial ini dapat disaksikan melalui platform streaming iQIYI dan WeTV.