Penulis : Redaksi

JAKARTA – Penyanyi internasional Zayn Malik menjadi sorotan setelah sebuah video yang memperlihatkan dirinya membentak sejumlah orang di Manchester, Inggris, beredar luas di media sosial.

Dalam video yang dipublikasikan oleh TMZ pada Senin (25/5), Zayn Malik terlihat meninggalkan hotel tempatnya menginap pada Minggu (24/5/2026). Saat hendak menuju mobil, jalannya terhalang oleh sejumlah orang yang berkumpul di sekitar pintu masuk hotel.

Di tengah situasi tersebut, penyanyi berusia 33 tahun itu terdengar meminta orang-orang yang menghalangi jalannya untuk menepi.

“Minggir!” ujar Zayn Malik saat berusaha masuk ke dalam kendaraan SUV yang telah menunggunya.

Seorang petugas keamanan terlihat berusaha menahan pintu mobil agar tetap terbuka, sementara staf lainnya berulang kali meminta kerumunan untuk memberi ruang.

“Kalian, dia tidak bisa masuk ke mobil. Bisakah kalian minggir agar kami bisa membuka pintu?” ujar salah seorang staf yang berada di lokasi.

Setelah beberapa saat, Zayn Malik akhirnya berhasil melewati kerumunan dan masuk ke dalam kendaraan tersebut.

Zayn Malik Beri Klarifikasi

Meski suasana sempat memanas, sejumlah penggemar yang berada di lokasi tetap meneriakkan dukungan dan ungkapan kekaguman kepada mantan peserta ajang X Factor tersebut.

Video kejadian itu kemudian diunggah ke media sosial TMZ dan memicu berbagai tanggapan dari warganet. Menanggapi hal tersebut, Zayn Malik memberikan klarifikasi melalui kolom komentar unggahan tersebut.

Menurutnya, para penggemar yang hadir bersikap baik dan menghormatinya. Namun, ia menilai ada beberapa orang yang sengaja menghalangi akses keluar masuk hotel dan kendaraan selama beberapa menit.

“Mari kita luruskan faktanya. Para penggemar itu selalu bersikap hormat dan luar biasa. Masalahnya adalah beberapa pria dewasa yang menghalangi pintu hotel dan mobil selama 10 menit, tidak membiarkan kami atau petugas keamanan keluar,” tulis Zayn Malik.

Ia menegaskan bahwa orang-orang tersebut bukanlah penggemar, melainkan individu yang sengaja mengejar konten.

Menurutnya, tindakan tersebut tidak aman dan justru merugikan para penggemar yang benar-benar ingin bertemu dengan idola mereka secara tertib.

Hampir Terkena Lemparan Botol Air

Media Page Six melaporkan bahwa beberapa hari sebelum insiden di Manchester, Zayn Malik juga hampir terkena lemparan dua botol air saat menghadiri sesi tanya jawab di London pada Kamis (21/5/2026).

Hingga laporan tersebut diterbitkan, perwakilan Zayn Malik disebut belum memberikan komentar resmi terkait dua insiden yang terjadi dalam waktu berdekatan tersebut.

Baca Juga: Jakarta — Ruben Onsu dan Sarwendah kini menghadapi sejumlah masalah hukum satu dengan yang lain setelah resmi bercerai. Berawal dari isu hak asuh anak, keduanya juga berhadapan dengan dugaan wanprestasi hingga masalah lainnya. Mantan suami istri tersebut saling lapor dan gugat satu dengan yang lain dalam beberapa bulan terakhir. Pertikaian mantan pasangan suami istri itu meledak pertengahan 2026, bermula dari masalah pelaksanaan perjanjian pascacerai mereka yang dikenal sebagai Akta 39. Berikut update terbaru kasus-kasus Ruben Onsu dan Sarwendah. Kasus hak asuh anak Kasus hak asuh anak ini diajukan Ruben Onsu kepada Sarwendah pada 30 Juni 2026 di PN Jakarta Selatan. Ruben mengajukan gugatan tersebut bermula dari masalah pembagian waktu pengasuhan kedua anak mereka, dugaan bahwa anak-anak berada dalam lingkungan yang tidak aman, hingga dugaan eksploitasi anak. Kini, kasus tersebut memasuki tahap pembuktian awal. Teranyar, Ruben telah menyerahkan total 61 bukti pada persidangan Rabu (21/10). Agenda sidang gugatan hak asuh anak tersebut akan kembali digelar pada 28 Oktober 2026 dengan agenda kubu Sarwendah membawa bukti untuk mempertahankan hak asuh. Kasus dugaan wanprestasi Pada 28 September 2026, Sarwendah menggugat Ruben Onsu ke PN Jakarta Selatan atas dugaan wanprestasi terkait komitmen pascaperceraian yang tertuang dalam Akta Notaris Nomor 39. Jaenudin selaku pengacara Sarwendah mengatakan pokok gugatan berkaitan dengan pembayaran cicilan dua rumah di kawasan BDN dan Rempoa yang masih menjadi agunan bank. Sarwendah menilai pelaksanaan kesepakatan dalam akta tersebut tidak sesuai dengan yang disepakati kedua pihak. Karena itu, gugatan diajukan untuk memperoleh kejelasan mengenai kewajiban pembayaran cicilan kedua aset tersebut. Dalam upaya penyelesaian perkara, Sarwendah juga mengusulkan vila milik Ruben sebagai pengganti pembayaran cicilan kredit rumah yang dipermasalahkan dalam gugatan. Per Selasa (20/10), perkara tersebut masih menjalani agenda mediasi. Hakim mediator memberikan waktu dua pekan kepada kubu Ruben untuk mempelajari resume perdamaian yang diajukan Sarwendah sebelum menentukan sikap dalam sidang mediasi berikutnya. Dugaan pencemaran nama baik Di tengah perkara hukum keduanya yang bergulir di PN Jakarta Selatan. Ruben dan Sarwendah turut membuat laporan kepolisian terkait dugaan pencemaran nama baik. Ruben melaporkan tiga perkara ke Polda Metro Jaya pada 11 Oktober 2026, yang dua di antaranya menyeret nama Sarwendah. Laporan itu dibuat setelah Sarwendah mengunggah rekaman video call dirinya dengan seorang pria di media sosial pada Sabtu (10/10). Pertama, Ruben melaporkan alamat email [email protected] terkait dugaan akses ilegal data pribadi anaknya, Betrand Peto. Kemudian, ia melaporkan dugaan pencemaran nama baik atas penyebaran rekaman video call tersebut. Kemudian pada Kamis (22/10), Pablo Benua selaku pengacara Sarwendah mengonfirmasi kliennya telah melaporkan 46 akun media sosial ke kepolisian atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah. Deret laporan mantan pasangan suami istri tersebut tengah diproses oleh pihak kepolisian. Hingga kini belum diketahui sosok pasti yang dilaporkan oleh Ruben maupun Sarwendah. (van/chri)

Batalkan Tur Demi Fokus Pemulihan Kesehatan

Sebelumnya, pada awal Mei 2026, Zayn Malik mengumumkan pembatalan seluruh jadwal The Konnakol Tour di Amerika Serikat yang semula dijadwalkan berlangsung mulai Juli 2026.

Keputusan tersebut diambil untuk memprioritaskan pemulihan kesehatannya setelah sempat menjalani perawatan medis.

Dalam pernyataannya kepada penggemar, Zayn Malik menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang terus mengalir selama masa pemulihan.

“Untuk para penggemarku, terima kasih banyak atas semua dukungan dan cinta yang telah kalian tunjukkan kepadaku pada perilisan album ini dan yang lebih penting lagi, cinta, doa, dan harapan baik untuk kesehatanku,” ujar Zayn Malik.

Ia juga memastikan kondisinya terus membaik dan fokus menjalani proses pemulihan sebelum kembali menjalankan aktivitas profesionalnya.

“Saya sudah di rumah untuk memulihkan diri dan saya baik-baik saja, dan akan menjadi lebih baik dan lebih kuat dari sebelumnya,” tulisnya.