Penulis : Redaksi

Jakarta — Golden dari KPop Demon Hunters masih mampu mempertahankan posisinya di jajaran Top 10 Billboard Global Excl. US edisi 23 Mei 2026.

Lagu soundtrack film animasi peraih Piala Oscar tersebut kini berada di peringkat ke-10, turun dua posisi dibanding pekan sebelumnya yang sempat menempati urutan kedelapan.

Meski mengalami penurunan peringkat, bertahannya Golden di daftar elite Billboard Global menunjukkan popularitas lagu tersebut masih kuat di tengah persaingan ketat industri musik internasional.

Persaingan di tangga lagu global pekan ini memang berlangsung sengit dengan dominasi sejumlah nama besar dunia.

Posisi puncak Billboard Global Excl. US masih ditempati BTS lewat lagu Swim yang berhasil mempertahankan posisi pertama selama enam pekan berturut-turut.

Di posisi kedua, kolaborasi Justin Bieber dan Nicki Minaj melalui lagu Beauty and a Beat juga tetap stabil tanpa perubahan posisi.

Sementara itu, Michael Jackson kembali menunjukkan pengaruh besarnya di industri musik global. Lagu legendaris Billie Jean menempati posisi ketiga, disusul Beat It di peringkat kelima.

Kolaborasi Tame Impala dan JENNIE lewat lagu Dracula juga masih bertahan di posisi keempat.

Baca Juga: Jakarta — Ruben Onsu dan Sarwendah kini menghadapi sejumlah masalah hukum satu dengan yang lain setelah resmi bercerai. Berawal dari isu hak asuh anak, keduanya juga berhadapan dengan dugaan wanprestasi hingga masalah lainnya. Mantan suami istri tersebut saling lapor dan gugat satu dengan yang lain dalam beberapa bulan terakhir. Pertikaian mantan pasangan suami istri itu meledak pertengahan 2026, bermula dari masalah pelaksanaan perjanjian pascacerai mereka yang dikenal sebagai Akta 39. Berikut update terbaru kasus-kasus Ruben Onsu dan Sarwendah. Kasus hak asuh anak Kasus hak asuh anak ini diajukan Ruben Onsu kepada Sarwendah pada 30 Juni 2026 di PN Jakarta Selatan. Ruben mengajukan gugatan tersebut bermula dari masalah pembagian waktu pengasuhan kedua anak mereka, dugaan bahwa anak-anak berada dalam lingkungan yang tidak aman, hingga dugaan eksploitasi anak. Kini, kasus tersebut memasuki tahap pembuktian awal. Teranyar, Ruben telah menyerahkan total 61 bukti pada persidangan Rabu (21/10). Agenda sidang gugatan hak asuh anak tersebut akan kembali digelar pada 28 Oktober 2026 dengan agenda kubu Sarwendah membawa bukti untuk mempertahankan hak asuh. Kasus dugaan wanprestasi Pada 28 September 2026, Sarwendah menggugat Ruben Onsu ke PN Jakarta Selatan atas dugaan wanprestasi terkait komitmen pascaperceraian yang tertuang dalam Akta Notaris Nomor 39. Jaenudin selaku pengacara Sarwendah mengatakan pokok gugatan berkaitan dengan pembayaran cicilan dua rumah di kawasan BDN dan Rempoa yang masih menjadi agunan bank. Sarwendah menilai pelaksanaan kesepakatan dalam akta tersebut tidak sesuai dengan yang disepakati kedua pihak. Karena itu, gugatan diajukan untuk memperoleh kejelasan mengenai kewajiban pembayaran cicilan kedua aset tersebut. Dalam upaya penyelesaian perkara, Sarwendah juga mengusulkan vila milik Ruben sebagai pengganti pembayaran cicilan kredit rumah yang dipermasalahkan dalam gugatan. Per Selasa (20/10), perkara tersebut masih menjalani agenda mediasi. Hakim mediator memberikan waktu dua pekan kepada kubu Ruben untuk mempelajari resume perdamaian yang diajukan Sarwendah sebelum menentukan sikap dalam sidang mediasi berikutnya. Dugaan pencemaran nama baik Di tengah perkara hukum keduanya yang bergulir di PN Jakarta Selatan. Ruben dan Sarwendah turut membuat laporan kepolisian terkait dugaan pencemaran nama baik. Ruben melaporkan tiga perkara ke Polda Metro Jaya pada 11 Oktober 2026, yang dua di antaranya menyeret nama Sarwendah. Laporan itu dibuat setelah Sarwendah mengunggah rekaman video call dirinya dengan seorang pria di media sosial pada Sabtu (10/10). Pertama, Ruben melaporkan alamat email [email protected] terkait dugaan akses ilegal data pribadi anaknya, Betrand Peto. Kemudian, ia melaporkan dugaan pencemaran nama baik atas penyebaran rekaman video call tersebut. Kemudian pada Kamis (22/10), Pablo Benua selaku pengacara Sarwendah mengonfirmasi kliennya telah melaporkan 46 akun media sosial ke kepolisian atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah. Deret laporan mantan pasangan suami istri tersebut tengah diproses oleh pihak kepolisian. Hingga kini belum diketahui sosok pasti yang dilaporkan oleh Ruben maupun Sarwendah. (van/chri)

Sementara itu, Dominic Fike dengan lagu Babydoll tetap berada di urutan keenam.

Pergerakan positif dicatat Alex Warren melalui lagu Ordinary yang naik ke posisi ketujuh dari sebelumnya peringkat kesembilan.

Kenaikan signifikan juga diraih Taylor Swift. Lagu terbarunya, The Fate of Ophelia, berhasil menembus posisi delapan besar setelah sebelumnya berada di urutan ke-11.

Di bawahnya, Olivia Dean naik satu peringkat ke posisi sembilan lewat lagu Man I Need.

Sementara itu, pada tangga lagu Billboard Hot 100 terbaru, Golden kini berada di posisi ke-13 setelah turun dua peringkat dibanding pekan sebelumnya.

Meski keluar dari 10 besar Billboard Hot 100, Golden masih menunjukkan performa impresif dengan bertahan selama 47 pekan berturut-turut di chart tersebut.