Jakarta — Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menantang mahasiswa untuk berani memilih jalan sebagai pengusaha setelah lulus kuliah. Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki pola pikir untuk menciptakan lapangan kerja, bukan hanya mencari pekerjaan.
Hal tersebut disampaikan Budi saat berbicara di hadapan mahasiswa dan mahasiswi Universitas BINUS Alam Sutera, Jumat (25/9).
Budi mengatakan mahasiswa perlu memiliki target yang jelas setelah menyelesaikan pendidikan. Menurut dia, menjadi entrepreneur seharusnya menjadi salah satu pilihan utama karena tidak semua industri memiliki kapasitas untuk menyerap seluruh lulusan perguruan tinggi.
“Saya suka nanya, kalau anak-anak lulus itu targetnya apa. Ada yang menjawab targetnya terserap industri, yang kedua jadi entrepreneur. Menurut saya dibalik. Yang pertama jadi entrepreneur karena kalau terserap industri, tidak semua industri itu ada kewajiban harus menyerap,” ujar Budi ketika memberikan sambutan.
Ia berharap para lulusan BINUS dapat membangun pola pikir kewirausahaan sehingga tidak hanya bergantung pada ketersediaan lapangan pekerjaan yang ada.
Menurut Budi, menjadi pengusaha memungkinkan seseorang tidak hanya menciptakan pekerjaan untuk dirinya sendiri, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi masyarakat lainnya.
“Saya sampaikan yang harus dilakukan adalah bagaimana menjadi pengusaha, bagaimana bisa menciptakan pekerjaan, bukan mencari pekerjaan. Itu yang harus kita lakukan,” ujarnya.
Budi juga mengatakan para pengusaha yang kini memiliki perusahaan besar pada awalnya pernah berada di posisi yang sama seperti mahasiswa. Menurutnya, keberhasilan tersebut dapat dimulai dari keberanian untuk membangun usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan.
“Para pengusaha kita yang sekarang mempunyai perusahaan-perusahaan itu juga sama dengan adik-adik semua. Mereka juga berangkat bagaimana mereka bisa menciptakan pekerjaan. Nah, itu harus kita lakukan,” ujar Budi.
