Jakarta — Skrip original film Berbagi Suami (2006) karya Nia Dinata berhasil dilelang seharga Rp15 juta. Hasil lelang tersebut dikumpulkan bersama hasil kegiatan lainnya untuk donasi bagi korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Lelang skrip tersebut menjadi bagian dari rangkaian special screening Berbagi Suami (2006) dan sneak peek Berbagi Suami 2.0 dalam acara Celebrating Independence Through Cinema pada Minggu (23/8).
Selain skrip original Berbagi Suami, acara tersebut juga melelang pakaian dengan total hasil Rp2,5 juta. Panitia turut menyisihkan 20 persen dari total penjualan tiket yang mencapai Rp843 ribu.
Dengan demikian, seluruh rangkaian kegiatan tersebut berhasil mengumpulkan total donasi sebesar Rp18.343.000.
Berdasarkan rilis yang diterima pada Rabu (26/8), seluruh dana akan disalurkan melalui Kun Humanity System+ untuk membantu korban gempa di NTT.
Berbagi Suami dan Berbagi Suami 2.0
Berbagi Suami (2006) merupakan film Indonesia yang disutradarai Nia Dinata. Film tersebut mengangkat isu poligami dari sudut pandang perempuan melalui tiga segmen cerita yang saling berkaitan.
Ketiga karakter utama berasal dari latar belakang usia, status sosial, ekonomi, dan etnis yang berbeda. Masing-masing cerita menggambarkan perjuangan serta kompromi emosional yang dihadapi para istri.
Film tersebut dibintangi Jajang C. Noer sebagai Salma, Shanty sebagai Siti, dan Dominique Agisca Diyose sebagai Ming.
Setelah 20 tahun, Nia Dinata kembali mengangkat isu poligami melalui Berbagi Suami 2.0.
Film terbaru tersebut akan merefleksikan dinamika relasi keluarga serta posisi perempuan dan anak dalam konteks sosial masa kini. Ceritanya juga akan mengangkat persoalan perselingkuhan dan poligami yang menjadi perhatian publik.
Berbagi Suami 2.0 dijanjikan sebagai “karya baru dengan tiga karakter utama dan dinamika keluarga yang berbeda”. Poligami tetap menjadi “benang merah yang menghubungkan” ketiga karakter.
Namun, film tersebut juga akan membuka perspektif mengenai dampak emosional, tekanan sosial, dan ketimpangan relasi dalam keluarga modern.
“20 tahun lalu, Berbagi Suami berbicara tentang poligami sebagai fenomena sosial yang mulai terlihat di ruang publik,” kata Nia dalam pernyataannya seperti yang diterima pada Kamis (21/5).
“Struktur film tetap dengan tiga karakter keluarga, detail dan kondisinya mengalami perubahan sesuai dengan zaman, tetapi persoalan tentang ketimpangan relasi, luka emosional, dan posisi perempuan dalam keluarga masih sangat relevan,” lanjutnya.
“Film ini berangkat bukan dari penghakiman, tetapi dari sebuah ajakan untuk merasakan dampak yang sering kali disembunyikan dan dianggap normal,” kata Nia Dinata.
Selain Nia Dinata, Melissa Karim juga kembali terlibat sebagai produser Berbagi Suami 2.0 setelah sebelumnya terlibat dalam film Berbagi Suami (2006).
Aghni Narottama sebagai penata musik dan Ipung Rachmat Syaiful sebagai sinematografer film pertama juga kembali direkrut untuk versi 2.0.
Berbagi Suami 2.0 akan dibintangi Morgan Oey, Jihane Almira, Rory Asyari, Tara Basro, Aming, Didik Nini Thowok, Ferry Salim, Leony V.H, Olga Lydia, Melissa Karim, Ayushita, Ersa Mayori, Atiqah Hasiholan, dan Sharon Sitania.
Film produksi Kalyana Shira Films tersebut menjalani proses produksi di Yogyakarta, Solo, dan Jakarta.
Berbagi Suami 2.0 dijadwalkan tayang pada awal 2027.
