Jakarta — Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump selama hampir 90 menit pada Sabtu (4/7), bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat.
Kementerian Luar Negeri Rusia menjelaskan Putin secara pribadi mengucapkan selamat kepada Trump dan seluruh rakyat Amerika dalam peringatan 250 tahun deklarasi kemerdekaan AS.
Dalam percakapan tersebut, Trump disebut kembali menegaskan kesediaannya untuk membantu menghentikan permusuhan dalam konflik Ukraina sesegera mungkin.
Percakapan itu merupakan komunikasi keempat antara Putin dan Trump sepanjang tahun ini.
Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut pembicaraan kedua pemimpin berlangsung secara profesional dan konstruktif.
“Pihak Rusia sekali lagi menekankan preferensi untuk resolusi politik dan diplomatik terhadap konflik tersebut,” menurut Kementerian Luar Negeri Rusia.
Putin dan Trump Bahas Konflik Ukraina
Dalam percakapan tersebut, Rusia menyampaikan pandangannya mengenai perkembangan konflik di Ukraina.
Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut Ukraina dan para pendukungnya di Eropa mengandalkan perpanjangan dan peningkatan konflik.
Putin juga menyampaikan situasi terkini di medan perang kepada Trump.
“Presiden kami telah menguraikan realitas situasi di medan perang, di mana Angkatan Bersenjata Rusia maju dengan percaya diri,” kata kementerian itu.
Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan dirinya juga telah melakukan percakapan dengan Trump pada Sabtu.
Zelensky menyebut pembicaraan tersebut berlangsung dengan sangat baik.
“Ada prospek nyata untuk mengakhiri perang ini, dan tekad Amerika sangat menentukan,” kata Zelensky.
Rusia Klaim Kuasai Kostyantynivka
Di tengah pembicaraan diplomatik tersebut, Rusia mengklaim pasukannya telah menguasai kota penting Kostyantynivka di wilayah Donetsk, Ukraina timur.
Namun, klaim tersebut dibantah Zelensky.
“Itu hanyalah kebohongan Rusia lainnya, upaya untuk menciptakan semacam berita,” kata Zelensky pada Sabtu.
Militer Ukraina mengatakan kelompok-kelompok kecil tentara Rusia telah menyusup ke kota tersebut.
Namun, operasi penanggulangan sabotase disebut masih berlangsung.
Pembicaraan antara Putin dan Trump serta komunikasi Trump dengan Zelensky berlangsung ketika upaya mencari jalan keluar dari konflik Rusia-Ukraina terus dilakukan.
