Penulis : Redaksi

Jakarta — Kapal logistik kimia cair milik PT Chandra Asri Pacific berkapasitas 9.000 Deadweight Tonnage (DWT) yang dibeli dari Jepang pada akhir tahun lalu kini telah tiba di Indonesia. Kehadiran kapal tersebut diharapkan dapat memperkuat distribusi logistik domestik maupun regional.

Kapal bernama MT Novah itu tiba di dermaga PT Chandra Pelabuhan Nusantara (CPN) pada Selasa (12/5). Selanjutnya, kapal akan dioperasikan oleh anak usaha PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDI Group), yakni PT Chandra Shipping International (CSI).

Direktur PT Chandra Daya Investasi Tbk, Merly, mengatakan penambahan armada baru tersebut akan memperkuat sektor logistik Chandra Asri Group. Menurutnya, penggunaan kapal milik sendiri membuat biaya pengiriman menjadi lebih fleksibel dan efisien.

“Jadi dengan adanya penambahan daripada kapal MT Novah ini, ini juga akan mendukung daripada pertumbuhan daripada CDI. Komitmen CDI sebagai bagian daripada leading infrastructure company Southeast Asia, itu adalah perbuatan salah satu visi daripada CDI sendiri,” ujar Merly dalam acara Seremoni Sandar Perdana MT Novah.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Chandra Shipping International, Lingga Widastri, menyebut momentum tersebut menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperkuat konektivitas ekosistem infrastruktur terintegrasi melalui sinergi layanan kepelabuhanan dan logistik maritim guna mendukung kelancaran rantai pasok industri.

“Dengan adanya kapal kita sendiri yang berbendera Indonesia, bisa melayani rute domestik dan juga internasional, itu kita harapkan dapat menjaga operational kita tetap terjaga, membuat kita semakin fleksibel dan menjaga pasokan ketahanan bahan baku untuk Chandra Asri ke depannya,” kata Lingga.

Dengan tibanya MT Novah di Indonesia, total armada logistik Chandra Asri kini menjadi 13 kapal. Perseroan menargetkan jumlah armada bertambah menjadi 14 kapal pada akhir tahun setelah proses pembelian satu kapal tambahan dari Korea Selatan rampung.

“Kalau sekarang CSI itu ada 13 kapal, nanti ada sister ship-nya datang dari Korea jadi 14 kapal. Tapi ada beberapa pengembangan bisnis ke depannya tahun ini dan juga tahun depan, ya mudah-mudahan kita terus grow,” terangnya.

Dalam proses pembangunan MT Novah, CDI Group bermitra dengan Usuki Shipyard, galangan kapal asal Jepang yang dikenal memiliki teknologi modern serta standar kualitas tinggi dalam pengembangan kapal logistik kimia cair.

Kolaborasi tersebut dilakukan untuk menghadirkan armada yang memenuhi standar operasional dan keselamatan tinggi, sekaligus mendukung kebutuhan distribusi industri yang semakin terintegrasi dan berkembang.

Nama “Novah” merepresentasikan semangat pertumbuhan dan langkah baru CDI Group dalam memperkuat konektivitas logistik. Nama tersebut berasal dari kata “Nova” yang berarti bintang yang bersinar terang.

“Nama tersebut melambangkan a bright new beginning sekaligus optimisme perusahaan dalam menghadirkan layanan logistik yang semakin modern, adaptif, dan kompetitif,” pungkas Lingga.