Penulis : Redaksi

Jakarta — Ketua Umum Srikandi Demokrat Annisa Yudhoyono menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan peran strategis perempuan dalam politik dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Annisa, perempuan di dalam organisasi tidak hanya memiliki peran dalam memperkuat struktur internal, tetapi juga perlu terlibat dalam mendengarkan dan menjawab aspirasi masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelantikan struktur organisasi baru Srikandi Demokrat. Momentum tersebut menjadi bagian dari langkah organisasi untuk memperkuat jaringan dan meningkatkan kapasitas kader perempuan.

“Srikandi Demokrat mendorong seluruh jajaran dan kader perempuan untuk bergerak bersama, memperkuat jaringan, meningkatkan kapasitas kader, serta menghadirkan kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Annisa lewat keterangan tertulis, Kamis (10/9).

Pelantikan Bukan Sekadar Seremonial

Annisa mengatakan pelantikan struktur baru Srikandi Demokrat tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial.

Menurut dia, struktur organisasi yang telah dilantik diharapkan dapat menjadi kekuatan yang efektif dalam menjalankan berbagai program organisasi sekaligus merespons tantangan yang dihadapi masyarakat.

Penguatan organisasi juga dinilai penting agar kader perempuan memiliki ruang untuk mengambil peran lebih besar, baik dalam menyampaikan gagasan maupun dalam kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Srikandi Demokrat harus menjadi kekuatan perempuan yang solid, bergerak bersama, dan hadir memberikan manfaat bagi masyarakat. Kita rapatkan barisan, kita bangun kekuatan, dan kita bekerja bersama untuk memenangkan setiap perjuangan,” kata Annisa.

Pernyataan tersebut menegaskan arah Srikandi Demokrat untuk membangun kerja organisasi yang tidak berhenti pada konsolidasi internal, tetapi juga diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dorong Kapasitas dan Kepemimpinan Perempuan

Annisa mengatakan Srikandi Demokrat diharapkan menjadi ruang bagi perempuan untuk berkembang dan membangun kepemimpinan.

Organisasi tersebut juga diharapkan dapat menjadi wadah bagi kader perempuan untuk menyampaikan gagasan serta memberikan kontribusi nyata melalui berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Penguatan kapasitas kader menjadi salah satu bagian penting dalam agenda tersebut. Dengan jaringan organisasi yang semakin kuat, kader perempuan didorong untuk dapat bergerak bersama dan menjalankan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Srikandi Demokrat Ratnawati menekankan bahwa ke depan organisasi akan terus mendorong penguatan kapasitas dan kepemimpinan perempuan.

Ratnawati juga mengatakan Srikandi Demokrat akan memperluas jaringan organisasi serta menjalankan berbagai program yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.

AHY Soroti Tekanan Ekonomi Masyarakat

Komitmen Srikandi Demokrat untuk mendengar aspirasi masyarakat juga berlangsung di tengah berbagai persoalan ekonomi yang masih menjadi perhatian.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY menyoroti berbagai tantangan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat, khususnya tekanan daya beli yang dihadapi kelompok kelas menengah.

Hal tersebut disampaikan AHY ketika memaparkan agenda prioritas ekonomi dalam arah perjuangan Partai Demokrat ke depan.

AHY menilai pemerintah dan para pembuat kebijakan tidak boleh menutup mata terhadap kondisi yang terjadi di lapangan. Menurutnya, banyak keluarga dan pelaku usaha kecil masih harus berjuang menghadapi kenaikan biaya hidup.

“Survei-survei nasional juga menunjukkan bahwa harga kebutuhan pokok, pemberantasan korupsi, lapangan pekerjaan dan kemiskinan, masih menjadi perhatian utama rakyat. Tekanan itu nyata. Lapangan pekerjaan yang berkualitas belum cukup. Daya beli banyak keluarga masih tertekan. Kelas menengah menghadapi biaya hidup yang semakin berat,” ujar AHY dalam Pidato Politik Peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat, di Kantor DPP Partai Demokrat, Sabtu (5/9).

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari agenda Partai Demokrat dalam melihat persoalan ekonomi yang dihadapi masyarakat, termasuk persoalan daya beli, lapangan pekerjaan, kemiskinan, dan biaya hidup.

Bagi Srikandi Demokrat, penguatan kapasitas kader perempuan dan perluasan jaringan organisasi menjadi bagian dari langkah untuk meningkatkan peran perempuan dalam politik sekaligus pengabdian kepada masyarakat.