Jakarta — Apple diperkirakan menghadapi kenaikan biaya produksi yang signifikan pada iPhone 18 Pro Max. Kondisi tersebut berpotensi mendorong kenaikan harga jual, meski keuntungan yang diperoleh perusahaan dari setiap unit diprediksi justru lebih kecil dibandingkan generasi sebelumnya.
Berdasarkan data Counterpoint Research, biaya material atau Bill of Materials (BOM) iPhone 18 Pro Max diperkirakan meningkat tajam, terutama pada varian penyimpanan tertinggi.
Sebagai perbandingan, iPhone 17 Pro Max varian 256GB memiliki estimasi BOM sekitar US$410. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan iPhone 16 Pro Max yang diperkirakan mencapai US$485 serta iPhone 15 Pro Max sekitar US$453 pada kapasitas penyimpanan yang sama.
Sementara itu, BOM iPhone 18 Pro Max varian 1TB diperkirakan menembus lebih dari US$800. Sebagai pembanding, iPhone 17 Pro Max dengan kapasitas penyimpanan yang sama diperkirakan memiliki biaya produksi sekitar US$500.

Harga Memori Jadi Penyebab Utama
Lonjakan biaya produksi disebut terutama dipicu kenaikan harga komponen memori NAND dan DRAM.
Pada iPhone 17 Pro Max varian 256GB, biaya gabungan komponen memori dan penyimpanan diperkirakan sekitar US$41.
Namun pada iPhone 18 Pro Max, biaya untuk RAM berkapasitas 12GB saja diperkirakan sudah melampaui angka tersebut.
Selain memori, biaya sistem kamera juga disebut meningkat karena penggunaan teknologi baru. Meski demikian, beberapa komponen lain seperti layar diperkirakan mengalami sedikit penurunan biaya produksi.
Penurunan tersebut dinilai belum cukup untuk menutup kenaikan harga komponen memori.
Harga Jual Diperkirakan Ikut Naik
Sejumlah analis memperkirakan Apple akan menyesuaikan harga jual iPhone 18 Pro Max.
Varian 256GB diprediksi dibanderol sekitar US$1.399, atau naik US$200 dibandingkan harga awal iPhone 17 Pro Max.
Sementara itu, varian 512GB diperkirakan dijual sekitar US$1.649, sedangkan model 1TB diprediksi mencapai US$1.899.
Meski terjadi kenaikan harga, sejumlah analis menilai peningkatan tersebut kemungkinan belum sepenuhnya mampu menutupi lonjakan biaya produksi sehingga margin keuntungan Apple per unit diperkirakan menurun.
Apple Dihadapkan pada Tantangan Baru
Kenaikan harga komponen global dinilai menjadi tantangan bagi Apple.
Di satu sisi, perusahaan harus mengimbangi kenaikan biaya produksi. Di sisi lain, kenaikan harga yang terlalu tinggi berpotensi memengaruhi minat konsumen terhadap perangkat premium tersebut.
Meski demikian, Apple dinilai masih memiliki modal berupa ekosistem produk yang kuat dan basis pengguna yang loyal.
Selain berdampak pada Apple, kenaikan harga komponen memori juga diperkirakan akan memengaruhi produsen smartphone premium lainnya.
Hingga kini, Apple belum mengumumkan harga resmi maupun spesifikasi final iPhone 18 Pro Max. Seluruh angka terkait biaya produksi dan harga jual dalam laporan ini masih berupa estimasi berdasarkan analisis industri.
