Jakarta – Aktris Davina Karamoy membagikan pengalaman yang masih membekas dalam ingatannya sejak masa remaja. Momen tersebut terjadi ketika dirinya mengalami patah hati usai putus dengan kekasih saat masih duduk di bangku SMA.
Davina mengaku sempat menangis karena merasa sedih setelah hubungan asmaranya berakhir. Namun, respons yang diberikan sang ibu justru tidak seperti yang ia bayangkan.
Alih-alih menenangkan atau menghibur, ibunya memberikan komentar yang membuat Davina langsung terdiam.
“Pernah nangis karena waktu itu putus sama mantan dulu. Nangis tuh, mama kayak, ‘Ngapain cengeng, sih? Elah, emang kamu mau nikah besok?’,” ujar Davina di kawasan Taman Mini, Jakarta Timur, Sabtu (27/6).
Respons Sang Ibu Bikin Davina Terdiam
Mendengar pertanyaan tersebut, Davina mengaku tidak bisa berkata banyak. Saat itu, ia menyadari bahwa dirinya memang belum memiliki rencana untuk menikah, terlebih masih berstatus sebagai pelajar SMA.
“‘Nggak juga sih Ma,'” ucap Davina menirukan jawabannya kala itu.
Percakapan singkat tersebut menjadi salah satu momen yang paling diingat oleh pemeran film Ipar Adalah Maut itu ketika menghadapi masalah percintaan di usia muda.
Diminta Fokus Menikmati Masa Muda
Davina mengatakan sang ibu kemudian mengingatkannya agar tidak terlalu larut dalam kesedihan akibat putus cinta.
Menurutnya, sang ibu justru mendorong dirinya untuk lebih fokus menikmati masa muda dan mengembangkan diri daripada terus tenggelam dalam perasaan sedih.
“Ya udah santai aja, berkarier aja,” kata Davina menirukan nasihat ibunya.
Nasihat tersebut perlahan membuat Davina memahami bahwa masih banyak hal yang bisa dilakukan selain meratapi hubungan yang telah berakhir.
Hubungan dengan Ibu Layaknya Sahabat
Lebih lanjut, Davina mengungkapkan bahwa hubungan dirinya dengan sang ibu terjalin sangat dekat dan terbuka.
Ia bahkan menggambarkan sosok ibunya sebagai teman yang selalu bisa diajak berdiskusi mengenai berbagai hal, termasuk persoalan pribadi yang dialaminya sejak remaja.
“Karena mamaku tuh gimana ya kalau aku jelasin, mamaku tuh kayak temen. Jadi curhatnya kayak gitu,” ucap Davina.
Kedekatan tersebut membuatnya merasa nyaman untuk berbagi cerita tanpa rasa sungkan.
Pelajaran yang Masih Diingat Hingga Kini
Menurut Davina, pengalaman putus cinta di masa SMA dan nasihat yang diberikan sang ibu menjadi salah satu pelajaran hidup yang berharga.
Ia menilai cara pandang ibunya membantunya menjadi pribadi yang lebih kuat dan tidak mudah terlarut dalam kesedihan.
Meski disampaikan dengan cara yang santai dan apa adanya, nasihat tersebut tetap membekas dan menjadi pengingat untuk fokus pada masa depan serta pengembangan diri.
