JAKARTA – Industri robot humanoid di China menunjukkan pertumbuhan pesat seiring meningkatnya penjualan, ekspansi jaringan ritel, serta derasnya aliran investasi ke sektor tersebut. Perkembangan ini menandai semakin dekatnya robot humanoid dengan pasar konsumen massal.
Dikutip dari Global Times, perusahaan robotika China, UWorld, yang merupakan merek konsumen milik UBTech, mulai membuka pemesanan awal robot humanoid hiper-realistis berukuran penuh yang diklaim sebagai yang pertama di dunia.
Produk tersebut dipasarkan melalui platform JD.com dengan fokus pada fungsi pendamping emosional dan dijadwalkan resmi diluncurkan pada 30 Juni 2026.
Konsumen dapat melakukan pemesanan dengan uang muka sebesar 3.000 yuan atau sekitar US$443 hingga 15 Juli mendatang. Hingga Selasa, tercatat sebanyak 38 unit telah dipesan.
Ekspansi Toko Robot di China
Di tengah meningkatnya minat pasar, perusahaan teknologi China AgiBot juga akan membuka toko fisik pertamanya di Shanghai pada 13 Juni 2026.
Gerai tersebut akan menampilkan robot humanoid seri Expedition serta robot berkaki empat yang dapat berinteraksi langsung dengan pengunjung.
Konsep toko ini memungkinkan robot menjalankan berbagai fungsi operasional, mulai dari menyambut pelanggan hingga membantu aktivitas di balik layar. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan penggunaan robot dalam aktivitas komersial sehari-hari.
Sebelumnya, Unitree Robotics telah lebih dulu membuka pusat pengalaman kecerdasan buatan (AI) berwujud pertama di Asia yang berlokasi di Distrik Jing’an, Shanghai, pada 31 Mei 2026.
Fasilitas tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berinteraksi langsung dengan robot humanoid dan robot berkaki empat yang dikembangkan perusahaan.
Analis industri, Liu Dingding, menilai maraknya pembukaan toko pengalaman robot menunjukkan bahwa perusahaan kini mulai fokus membangun pasar sekaligus memperkenalkan teknologi kepada masyarakat luas.
“Tren ini menandakan bahwa komersialisasi robot humanoid di sisi konsumen semakin meningkat. Diperkirakan bahwa produsen domestik terkemuka dapat mencapai skala pengiriman tahunan sekitar 10.000 unit paling cepat tahun depan,” kata Liu.
Menurutnya, semakin luas penggunaan robot humanoid di rumah tangga, sektor logistik, dan manufaktur akan mempercepat proses produksi massal dalam beberapa tahun mendatang.
Pengiriman Robot Humanoid Diproyeksi Melonjak
Berdasarkan data China Media Group (CMG), pengiriman robot humanoid di China mencapai sekitar 18.000 unit sepanjang 2025.
Jumlah tersebut diperkirakan meningkat tajam menjadi 62.500 unit pada 2026.
Pertumbuhan ini didorong oleh kemajuan teknologi komponen utama robot serta meningkatnya penggunaan komponen produksi dalam negeri. Tingkat lokalisasi yang semakin tinggi dinilai menjadi fondasi penting untuk mendukung produksi massal dan penerapan robot di berbagai sektor industri.
Investasi Industri Robot Humanoid Meningkat Tajam
Selain pertumbuhan pasar, minat investor terhadap industri robot humanoid juga mengalami peningkatan signifikan sejak tahun lalu.
Data CMG mencatat total pendanaan yang mengalir ke industri robot humanoid pada kuartal pertama 2026 mencapai 68,1 miliar yuan. Angka tersebut bahkan telah melampaui total pendanaan sepanjang tahun 2025.
Pada Maret 2026 saja, tercatat sebanyak 50 transaksi pendanaan terjadi di sektor robot humanoid.
Optimisme pasar juga terlihat dari langkah Unitree Robotics yang bersiap melantai di bursa saham. Pengajuan penawaran saham perdana (IPO) perusahaan di STAR Market telah mendapatkan persetujuan dari Komite Pencatatan Bursa Efek Shanghai.
Melalui IPO tersebut, Unitree berencana menghimpun dana sebesar 4,2 miliar yuan untuk mendukung pengembangan robot cerdas, produk robot generasi baru, serta pembangunan fasilitas manufaktur.
Liu menilai peningkatan investasi riset dan pengembangan, ditambah kemajuan sektor manufaktur cerdas China, akan terus menekan biaya produksi robot humanoid di masa mendatang.
Di sisi lain, kemampuan teknologi yang semakin berkembang memungkinkan robot menjalankan tugas yang lebih kompleks, termasuk pekerjaan rumah tangga yang membutuhkan gerakan presisi tinggi.
Ia memperkirakan robot humanoid mulai digunakan secara terbatas di rumah tangga dalam tiga hingga lima tahun ke depan. Sementara adopsi dalam skala besar di pasar konsumen China diperkirakan dapat terwujud dalam lima hingga sepuluh tahun mendatang.
