Penulis : Redaksi

JAKARTA — Netflix merilis trailer perdana film adaptasi Narnia: The Magician’s Nephew garapan sutradara Greta Gerwig pada Selasa (13/10). Film fantasi yang diadaptasi dari novel karya C.S. Lewis ini mengangkat kisah awal mula terciptanya dunia Narnia, sebelum peristiwa dalam cerita klasik The Lion, the Witch and the Wardrobe.

Trailer tersebut menampilkan petualangan Polly Plummer dan Digory Kirke saat menemukan jalan menuju dunia lain. Cuplikan ini diiringi lagu ikonis Stairway to Heaven dari Led Zeppelin, yang memperkuat suasana misterius dan fantastis dalam perjalanan kedua tokoh tersebut.

Beatrice Campbell dan David McKenna diperkenalkan sebagai Polly dan Digory. Keduanya mempertanyakan kondisi Paman Andrew Ketterly, yang diperankan Daniel Craig. Meski demikian, mereka mengingat bahwa ibu mereka menyebut Andrew sebagai seorang tukang sulap.

Asal Mula Dunia Narnia Terungkap

Petualangan Polly dan Digory bermula ketika keduanya menyingkap kain yang menutupi sebuah lemari kayu. Benda tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan menuju dunia-dunia fantastis yang terhubung melalui sihir.

Kisah kemudian berkembang menjadi petualangan yang lebih berbahaya ketika Digory menyentuh sebuah benda ajaib dan membangkitkan Jadis, sosok yang dikenal sebagai White Witch. Karakter tersebut diperankan Emma Mackey.

Trailer juga memperlihatkan visual megah ketika Aslan, singa mistis dalam dunia Narnia, menciptakan dunia melalui nyanyiannya di tengah debu-debu kosmik. Karakter Aslan diisi suaranya oleh Meryl Streep.

Melalui rangkaian adegan tersebut, film ini membawa penonton menelusuri asal-usul Narnia sekaligus memperkenalkan kembali karakter-karakter penting dalam semesta fantasi ciptaan C.S. Lewis.

Greta Gerwig Punya Ikatan Emosional dengan Narnia

Peluncuran trailer perdana tersebut sebelumnya digelar secara eksklusif dalam acara penayangan terbatas di AMC Lincoln Square, New York. Acara itu dihadiri sejumlah jurnalis dan pembawa acara Stephen Colbert.

Dalam sesi wawancara, Gerwig mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan karya-karya C.S. Lewis yang telah dibacanya sejak lama.

“Saya tidak ingat kapan pertama kali membaca buku-buku itu,” ujar Gerwig. “Saya tidak akan menjadi diri saya yang sekarang tanpa buku-buku tersebut.”

Sutradara yang dikenal lewat film Barbie, Lady Bird, dan Little Women itu juga menceritakan awal keterlibatannya dengan Netflix. Menurut Gerwig, pembicaraan mengenai proyek Narnia dimulai sekitar 2019, tidak lama setelah Netflix memperoleh hak adaptasi The Chronicles of Narnia.

Gerwig mengenang bagaimana dirinya langsung menyampaikan gagasan untuk memulai adaptasi dari The Magician’s Nephew kepada CEO Netflix, Ted Sarandos, saat bertemu dalam sebuah pesta koktail.

“Saya langsung menghampiri Ted Sarandos (CEO Netflix) di sebuah pesta koktail dan berkata, ‘Saya benar-benar berpikir Anda harus memulainya dari The Magician’s Nephew,’” kenangnya.

Gerwig mengatakan Sarandos kemudian menanyakan kesediaannya untuk menulis naskah film tersebut sekitar 20 menit setelah percakapan itu.

“Saya langsung menghampiri Ted Sarandos (CEO Netflix) di sebuah pesta koktail dan berkata, ‘Saya benar-benar berpikir Anda harus memulainya dari The Magician’s Nephew,’” kenang Gerwig sembari tertawa. “Sekitar 20 menit kemudian dia bertanya, ‘Apakah kamu mau menulis naskahnya?’ Padahal saat itu saya baru membuat Lady Bird dan Little Women, belum menggarap Barbie.”

The Magician’s Nephew Mengangkat Kisah Sebelum The Lion, the Witch and the Wardrobe

Novel The Lion, the Witch and the Wardrobe pertama kali diterbitkan pada 1950, sedangkan The Magician’s Nephew terbit pada 1955. Meskipun terbit lebih dahulu, The Magician’s Nephew menceritakan asal-usul dunia Narnia sebelum peristiwa dalam kisah The Lion, the Witch and the Wardrobe.

C.S. Lewis kemudian menyarankan pembaca untuk memulai rangkaian cerita dari The Magician’s Nephew. Pilihan tersebut menjadi dasar pendekatan Gerwig yang ingin memperkenalkan dunia Narnia dari awal mula penciptaannya.

Dengan demikian, film ini tidak sekadar membawa kembali dunia fantasi yang dikenal pembaca, tetapi juga mengisahkan bagaimana dunia tersebut terbentuk dan bagaimana sejumlah tokoh penting muncul dalam semestanya.

Film Narnia Dijadwalkan Tayang di IMAX pada Februari 2027

Narnia: The Magician’s Nephew menjadi proyek penting bagi Netflix karena direncanakan tayang secara global di jaringan bioskop terlebih dahulu sebelum tersedia melalui layanan streaming.

Berdasarkan jadwal yang diumumkan dalam bahan berita, film tersebut dijadwalkan tayang di bioskop IMAX pada 12 Februari 2027. Setelah itu, film akan tersedia di Netflix pada 2 April 2027.

Gerwig mengatakan dirinya ingin menghadirkan film ini untuk layar lebar. Ia mengaku sempat menyampaikan kepada Sarandos bahwa dirinya hanya mengetahui cara membuat film untuk pengalaman sinema.

“Saya bilang ke Ted, saya hanya tahu cara membuat film untuk layar lebar,” beber Gerwig. “Dia menjawab, ‘Buatlah film ini untuk layar terbesar dan percayalah pada prosesnya.’”

Penayangan di IMAX sebelum perilisan streaming menjadi bagian dari strategi distribusi film tersebut. Bagi penggemar Narnia, film ini akan menghadirkan kesempatan untuk menyaksikan kisah asal-usul dunia fantasi C.S. Lewis melalui pendekatan visual yang dirancang untuk layar bioskop.