Penulis : Redaksi

JAKARTA – Kiper tim nasional Argentina Emiliano Martinez mengungkapkan kesedihannya setelah Argentina gagal mempertahankan gelar juara Piala Dunia 2026 usai kalah 0-1 dari Spanyol pada partai final.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Martinez mengaku sangat terpukul dengan hasil tersebut dan menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Argentina.

“Aku bermimpi kita akan memenangkannya lagi, aku bermimpi membawanya kembali ke Argentina dan membuat sejarah sekali lagi,” tulis Martinez.

Kiper berusia 33 tahun itu mengaku masih berusaha menerima kenyataan pahit tersebut.

“Sejujurnya, rasa sakit ini sulit dijelaskan. Ada banyak hal yang perlu direnungkan dan bagaimana melangkah maju, dan apakah sudah waktunya untuk mundur.”

Martinez menegaskan dirinya telah memberikan kemampuan terbaik demi tim nasional.

“Aku sangat menyesal, aku benar-benar telah berusaha sebaik mungkin untuk membantu negaraku dan rekan-rekan setimku.”

Tampil Gemilang di Final

Di balik kegagalan Argentina mempertahankan gelar, penampilan Emiliano Martinez justru mendapat banyak pujian.

Kiper Aston Villa itu menjadi salah satu pemain terbaik Argentina setelah berkali-kali menggagalkan peluang berbahaya yang diciptakan Spanyol sepanjang pertandingan.

La Furia Roja tampil dominan dengan mencatatkan 17 tembakan, termasuk 12 tembakan tepat sasaran.

Dari banyaknya peluang tersebut, Martinez hanya sekali kebobolan, yakni ketika Ferran Torres mencetak gol kemenangan Spanyol pada menit ke-106 babak tambahan waktu.

Deretan Penyelamatan Penting

Sepanjang laga, Martinez melakukan sejumlah penyelamatan krusial untuk menjaga peluang Argentina.

Ia menggagalkan sundulan dan tembakan Nico Williams, meredam peluang Mikel Oyarzabal, Dani Olmo, Alex Baena, hingga menepis tembakan jarak jauh Pau Cubarsi.

Pada penghujung waktu normal, Martinez juga menunjukkan refleks cepat saat menghalau tendangan bebas Lamine Yamal.

Sebelumnya, ia sempat menggagalkan sundulan Ferran Torres sebelum akhirnya tidak mampu menghentikan penyelesaian akhir penyerang Spanyol tersebut di babak tambahan waktu.

Penampilan impresif Martinez membuat Argentina terhindar dari kekalahan dengan skor yang lebih besar. Tanpa serangkaian penyelamatan pentingnya, Albiceleste berpotensi tertinggal sejak waktu normal.