JAKARTA — Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie dan tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani sama-sama melangkah ke babak 16 besar Denmark Open 2026 setelah meraih kemenangan pada babak pertama, Rabu (14/10). Keduanya mengandalkan pendekatan bermain tanpa beban untuk menghadapi lawan masing-masing.
Jonatan, yang akrab disapa Jojo, mengalahkan wakil Taiwan Lin Chun-Yi dalam dua gim langsung dengan skor 21-13 dan 21-14. Kemenangan tersebut mengantarkannya ke babak berikutnya.
Jonatan mengatakan dirinya berusaha mengambil inisiatif sejak awal pertandingan untuk mengendalikan tempo permainan Lin. Menurutnya, lawan memiliki kecepatan dan serangan yang berbahaya apabila dibiarkan mengembangkan permainan.
“Lawan Lin Chun-Yi tadi saya lebih inisiatif untuk ambil tempo permainannya karena kalau dia sudah pegang tempo permainannya akan sangat-sangat menyulitkan dengan kecepatan dan serangannya yang dia punya, jadi saya rasa saya perlu menutup itu dulu,” kata Jonatan dalam keterangan tertulis PBSI, Rabu (14/10).
Ia juga berusaha menjalani pertandingan tanpa terlalu memikirkan hasil akhir. Pendekatan tersebut dilakukan agar dirinya bisa menerapkan hasil latihan sekaligus terus belajar dari setiap pertandingan.
“Ke sini saya coba membawa rasa nothing to lose saja, tidak perlu memikirkan hasil. Mencoba mengeluarkan yang sudah dilatih dan menganggap sparring dengan bertemu lawan-lawan yang bagus. Lebih menanamkan pikiran untuk terus belajar setiap main, ada yang dipelajari lagi, ada yang dicoba lagi,” tuturnya.
Jonatan Christie Hadapi Alwi Farhan di Babak 16 Besar
Pada babak 16 besar Denmark Open 2026, Jonatan akan menghadapi sesama wakil Indonesia, Alwi Farhan, pada Kamis (15/10). Pertandingan tersebut menjadi pertemuan ketiga bagi kedua pemain.
Jonatan menyambut pertandingan itu dengan antusias. Ia juga mengapresiasi perkembangan permainan Alwi sepanjang tahun ini.
“Besok bertemu Alwi dan akan menjadi pertemuan ketiga kami, saya akan menikmati pertandingan ini. Saya pastinya senang dengan improvement Alwi yang sangat baik tahun ini, bersama dia [dan Moh Zaki Ubaidillah] sering latihan bareng, saya sering ke pelatnas juga jadi sparring,” ucapnya.
Pertemuan sesama pemain Indonesia tersebut akan memastikan satu wakil Tanah Air tampil di babak berikutnya, sementara pemain lainnya harus mengakhiri langkahnya di nomor tunggal putra.
Putri KW Balas Kekalahan dari Supanida Katethong
Sementara itu, Putri Kusuma Wardani juga meraih kemenangan dua gim langsung pada babak pertama. Ia mengalahkan wakil Thailand, Supanida Katethong, dengan skor 21-16 dan 21-13.
Hasil tersebut menjadi pembalasan bagi Putri setelah sebelumnya tertinggal dalam rekor pertemuan langsung atau head-to-head dengan skor 2-4 sebelum laga di Denmark Open 2026.
Putri mengatakan dirinya berusaha tidak terbebani catatan pertemuan sebelumnya. Ia memilih berfokus pada permainan dan menikmati pertandingan agar dapat tampil lebih percaya diri.
“Alhamdulillah hari ini bisa membalas kekalahan. Saya coba berpikirnya nothing to lose saja karena dua kekalahan saat itu menurut saya di pertandingan yang cukup penting. Jadi tadi hanya fokus cara bermainnya dan menikmatinya. Kemenangan yang bisa menaikkan kepercayaan diri saya,” kata Putri.
Dari sisi strategi, Putri mengaku tidak banyak mengubah pola permainannya. Ia berusaha membatasi keunggulan pukulan atas Supanida, tetapi tetap berani mengambil risiko ketika harus mengangkat bola.
“Tidak banyak yang diubah secara permainan, Supanida pukulan atasnya cukup bagus, saya paling membatasi itu tapi tidak perlu takut kalau terpaksa mengangkat bola,” tambahnya.
Putri KW Bersiap Hadapi Huang Yu Hsun
Setelah melewati babak pertama, Putri akan menghadapi wakil Taiwan, Huang Yu Hsun, pada babak berikutnya. Huang sebelumnya mengalahkan Neslihan Arin.
Kemenangan atas Supanida menjadi modal kepercayaan diri bagi Putri untuk melanjutkan perjuangannya di turnamen tersebut. Sementara itu, Jonatan akan menghadapi tantangan dari Alwi dalam duel sesama pemain Indonesia.
Kedua pemain menunjukkan pendekatan serupa dalam menghadapi pertandingan, yakni menjaga fokus pada strategi permainan dan berusaha tampil tanpa tekanan berlebihan. Hasil babak pertama pun membawa Jonatan dan Putri melanjutkan persaingan di Denmark Open 2026.
