Penulis : Redaksi

Jakarta — Timnas Australia national soccer team harus mengakhiri langkahnya di 2026 FIFA World Cup setelah kalah dari Egypt national football team melalui adu penalti. Strategi mengganti kiper menjelang babak tos-tosan yang diterapkan Australia tidak membuahkan hasil.

Pada menit ke-119, pelatih Tony Popovic memutuskan memasukkan Mathew Ryan untuk menggantikan Patrick Beach.

Selama 120 menit pertandingan, Patrick Beach tampil impresif dengan mencatat sejumlah penyelamatan penting yang membantu Australia mempertahankan skor imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu berakhir.

Meski demikian, Australia memilih melakukan pergantian penjaga gawang menjelang adu penalti. Keputusan tersebut didasarkan pada kemampuan Mathew Ryan yang dinilai memiliki catatan baik dalam menghadapi tendangan penalti.

Namun strategi itu tidak berjalan sesuai harapan.

Mathew Ryan Gagal Menepis Penalti Mesir

Saat adu penalti berlangsung, Mathew Ryan gagal menghentikan seluruh eksekutor Mesir. Dari empat penendang lawan, ia hanya berhasil menebak arah tendangan Mahmoud Saber.

Pada tiga tendangan lainnya, Ryan bergerak ke arah yang berbeda sehingga tidak mampu melakukan penyelamatan.

Di kubu Mesir, penjaga gawang Mostafa Shobeir juga tidak mencatatkan penyelamatan selama adu penalti. Namun dua penendang Australia, Harry Souttar dan Lucas Herrington, gagal mencetak gol setelah tendangan mereka melambung di atas mistar.

Kekalahan tersebut memastikan Australia tersingkir dari Piala Dunia 2026. Hasil itu juga membuat tidak ada lagi wakil dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang bertahan di turnamen.