Jakarta – Pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) terus berkembang di berbagai sektor, termasuk layanan kesehatan. Terbaru, FDC Dental Clinic (FDC) berkolaborasi dengan Google Cloud dan Tridorian untuk menghadirkan sistem pemesanan jadwal pasien berbasis AI yang lebih cepat dan efisien.
Founder sekaligus CEO FDC, drg. Ita Lestari, mengatakan inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan gigi di Indonesia.
“Di tengah masalah akses yang masih rendah bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan gigi di Indonesia, FDC terus berusaha untuk memberikan pengalaman layanan yang lebih cepat, mudah, dan nyaman,” ujar Ita dalam keterangan resminya, Senin (8/6).
Sebelumnya, proses pemesanan jadwal pasien dilakukan melalui sistem chatbot yang dikelola secara manual oleh tim internal. Seiring meningkatnya jumlah pasien, antrean permintaan layanan dapat mencapai ribuan dalam satu waktu.
Kondisi tersebut menyebabkan waktu tunggu pasien untuk mendapatkan jadwal konsultasi dengan dokter gigi menjadi lebih lama.
“Sehingga pasien harus menunggu hingga satu jam untuk mendapatkan jadwal konsultasi dengan dokter gigi,” tambah Ita.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, FDC mengembangkan sistem pemesanan pintar yang memanfaatkan teknologi Vertex AI dan Gemini dari Google Cloud.
Melalui sistem baru ini, pasien dapat melakukan pemesanan layanan secara lebih praktis melalui aplikasi. Pengguna dapat memilih klinik tujuan, menentukan jadwal yang tersedia, hingga menyelesaikan proses pembayaran hanya dalam hitungan detik.
Menurut Ita, penerapan teknologi AI menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kenyamanan dan pengalaman pasien saat mengakses layanan kesehatan gigi.
Ke depan, FDC berkomitmen untuk terus memanfaatkan inovasi teknologi guna memperluas akses layanan kesehatan gigi yang berkualitas bagi masyarakat.
Saat ini, FDC telah melayani lebih dari 1,5 juta pengguna melalui platform digital yang dimiliki serta mengoperasikan puluhan klinik di berbagai kota di Indonesia.
“Saat ini, FDC telah melayani lebih dari 1,5 juta pengguna melalui platform aplikasi digital dan mengoperasikan puluhan klinik di berbagai kota di Indonesia,” ujar Ita.
Ia optimistis pemanfaatan teknologi AI akan membantu percepatan ekspansi bisnis perusahaan, termasuk target pengembangan lebih dari 100 klinik di berbagai wilayah Indonesia guna memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan gigi.
