Jakarta — Thailand menghadirkan instalasi patung bawah laut berbentuk Hanoman di kawasan Pulau Racha Yai. Proyek ini tidak hanya menawarkan daya tarik visual, tetapi juga bertujuan mendukung restorasi terumbu karang dan pengembangan wisata ramah lingkungan.
Instalasi yang berada di wilayah Teluk Siam ini terdiri dari 73 bagian, termasuk patung utama Hanoman berukuran besar serta struktur menyerupai karang hasil teknologi cetak 3D. Seluruh elemen ditempatkan di kedalaman sekitar 19 meter di bawah permukaan laut.
Gabungkan Seni dan Konservasi
Proyek bertajuk Magical of Save Underwater World ini merupakan kolaborasi distrik Rotary dari Thailand dan Korea Selatan. Proses pemasangan berlangsung selama lima hari, dari 11 hingga 15 April 2026.
Ketua proyek, Sasawat Limpanich, menjelaskan bahwa struktur tersebut dirancang sebagai habitat baru bagi biota laut. Permukaan patung memungkinkan terumbu karang alami tumbuh dan berkembang secara bertahap.
Destinasi Wisata Selam Baru
Selain fungsi ekologis, kawasan ini juga diproyeksikan menjadi destinasi menyelam alternatif di Phuket. Kehadiran instalasi ini diharapkan dapat mengurangi tekanan terhadap terumbu karang alami yang lebih rentan rusak akibat aktivitas wisata.
Lokasi ini juga akan dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, di mana wisatawan diajak memahami pentingnya menjaga ekosistem laut.
Bagian dari Proyek Museum Bawah Laut
Instalasi Hanoman menjadi tahap awal dari rencana pembangunan museum seni bawah laut. Ke depan, kawasan ini akan dilengkapi patung karakter lain dari epos Ramayana, seperti Rama, Rahwana, dan Suvannamaccha.
Jika seluruh rencana terealisasi, kawasan ini diperkirakan menjadi salah satu destinasi selam kelas dunia yang menggabungkan seni, budaya, dan konservasi dalam satu pengalaman.
