Penulis : Redaksi

Jakarta — Dominasi Project Hail Mary di box office Korea Selatan akhirnya terhenti pada pekan ini. Film fiksi ilmiah (sci-fi) tersebut turun ke posisi kedua setelah disaingi film horor Korea, Salmokji: Whispering Water.

Film yang dibintangi Kim Hye-yoon itu langsung memuncaki tangga box office pada pekan perdana penayangannya. Sejak dirilis pada 8 April 2026, Salmokji telah mencatat penjualan 724.020 tiket atau setara US$5,1 juta, termasuk perhitungan pre-release.

Mengutip laporan The Korea Herald, Selasa (14/4), film ini meraih sekitar 530.000 penonton hanya dalam periode akhir pekan (Jumat hingga Minggu). Pencapaian tersebut menjadi pembukaan akhir pekan tertinggi untuk film horor di Korea Selatan sejak Metamorphosis (2019) yang mencatat 570.000 penonton.

Film bertema waduk terkutuk ini juga tercatat menduduki posisi puncak box office selama enam hari berturut-turut. Berdasarkan data Dewan Perfilman Korea (KOFIC) untuk periode 6 hingga 12 April, Salmokji mengumpulkan 697.299 penonton dengan pendapatan sekitar US$4,9 juta.

Capaian tersebut otomatis menggeser Project Hail Mary ke posisi kedua. Film adaptasi novel karya Andy Weir itu memperoleh 406.301 tiket dengan pendapatan US$3 juta dalam periode yang sama.

Meski turun peringkat, secara kumulatif Project Hail Mary masih menunjukkan performa kuat sejak dirilis pada 18 Maret, dengan total penjualan melampaui 2 juta penonton atau setara US$15,6 juta. Sebelumnya, film ini juga sempat menggeser film sejarah The King’s Warden pada pekan ketiga penayangannya.

Salmokji sendiri diproduksi dengan anggaran sekitar 3 miliar won. Dengan biaya tersebut, titik impas (break-even point) diperkirakan berada di angka 800.000 tiket. Melihat tren saat ini, film tersebut diprediksi segera mencapai keuntungan dalam waktu dekat.

Film Salmokji: Whispering Water mengisahkan kru film yang mendatangi sebuah waduk untuk melakukan syuting ulang setelah sosok misterius terekam dalam kamera pemetaan jalan (street view). Namun, di lokasi tersebut mereka justru menghadapi entitas tak kasat mata yang bersembunyi di perairan gelap.

Disutradarai Lee Sang-min, film ini mengambil latar di lokasi asli, yakni Waduk Salmokji di Yesan, Provinsi Chungcheong Selatan. Berdasarkan laporan The Korea Times, waduk tersebut dibangun pada 1982 untuk keperluan irigasi pertanian.

Seiring waktu, lokasi ini dikenal sebagai tempat angker oleh komunitas pencinta okultisme dan kerap dibahas dalam berbagai acara bincang horor. Popularitas film ini pun memicu fenomena baru, di mana Waduk Salmokji kini ramai dikunjungi warga yang penasaran, terlihat dari sejumlah foto yang viral di komunitas daring.

Selain Kim Hye-yoon, film ini juga dibintangi Lee Jong-won dan Jang Da-ah. Salmokji: Whispering Water dipastikan akan tayang di bioskop Indonesia.