Penulis : Redaksi

Jakarta — Asian Games 2026 telah resmi berakhir setelah upacara penutupan digelar pada Minggu (4/10). Selain persaingan perebutan medali, pesta olahraga Asia di Aichi-Nagoya, Jepang, tersebut juga menghasilkan ratusan rekor baru.

Direktur Jenderal Olympic Council of Asia (OCA) Husain Al-Musallam menyebut terdapat 54 rekor dunia, 11 rekor dunia junior, 89 rekor Asia, dan 212 rekor Asian Games yang tercipta selama kompetisi.

Menurut Al-Musallam, banyaknya rekor yang tercipta menjadi salah satu indikator bahwa para atlet mampu mendapatkan lingkungan yang mendukung untuk menampilkan performa terbaik mereka.

“Pencapaian ini tidak akan datang tanpa lingkungan terbaik yang diciptakan oleh panitia untuk para atlet.”

“Atlet tidak akan bisa menampilkan performa terbaik bila mereka tidak tidur dengan baik, atlet tidak akan bisa tampil dengan baik bila mereka tidak mendapatkan fasilitas transportasi yang baik. Kami tampilkan ini sebagai bukti,” tutur Al-Musallam dikutip dari South China Morning Post.

Ratusan rekor tercipta di Asian Games 2026

Catatan rekor tersebut tersebar di berbagai cabang olahraga. Sebelum Asian Games resmi berakhir, panitia mencatat rekor-rekor baru muncul antara lain dari cabang menembak, angkat besi, renang, atletik, balap sepeda trek, dan panahan.

OCA kemudian mencatat jumlah final sebanyak 54 rekor dunia dan 89 rekor Asia. Jumlah rekor Asian Games mencapai 212, sedangkan rekor dunia junior yang tercipta berjumlah 11.

Capaian tersebut turut menjadi sorotan OCA ketika mengevaluasi penyelenggaraan Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Di tengah sejumlah persoalan logistik yang muncul selama penyelenggaraan, performa atlet tetap menghasilkan catatan prestasi yang tinggi.

Rahmat Erwin pecahkan rekor dunia

Dari kontingen Indonesia, Rahmat Erwin Abdullah menjadi salah satu atlet yang mencatat rekor dunia.

Rahmat meraih medali emas kelas 75 kilogram putra angkat besi setelah membukukan total angkatan 366 kilogram. Catatan tersebut berasal dari angkatan snatch 160 kilogram dan clean and jerk 206 kilogram.

Angkatan clean and jerk 206 kilogram dan total 366 kilogram tersebut juga membuat Rahmat mencatatkan rekor dunia pada kelasnya. Ia mengalahkan lifter Thailand Weeraphon Wichuma yang mencatat total 365 kilogram.

Prestasi tersebut membuat Rahmat tidak hanya membawa pulang medali emas, tetapi juga menambah daftar rekor dunia yang tercipta sepanjang Asian Games 2026.

Desak Made cetak rekor Asia

Atlet Indonesia lainnya yang mencatat rekor adalah Desak Made Rita Kusuma Dewi dari cabang panjat tebing.

Desak Made meraih medali emas nomor speed putri setelah mencatat waktu 6,062 detik pada babak final di Nagoya. Catatan tersebut memecahkan rekor Asian Games sebelumnya yang juga dibuat olehnya, yakni 6,07 detik.

Catatan 6,062 detik tersebut juga menjadi rekor Asia. Desak Made mengalahkan wakil China Deng Lijuan yang mencatat waktu 6,064 detik dalam perebutan medali emas.

Dengan demikian, Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan medali bagi para atlet Asia, tetapi juga panggung lahirnya ratusan catatan rekor baru di tingkat dunia, Asia, dan Asian Games.