JAKARTA – Winamp bersiap kembali meramaikan industri musik digital dengan menghadirkan layanan streaming musik berlangganan premium pada semester pertama 2027. Platform anyar tersebut akan berjalan melalui Winamp Player generasi terbaru yang didukung teknologi dan katalog musik global milik Deezer.
Dalam kolaborasi tersebut, Deezer menyediakan teknologi white-label streaming yang memungkinkan Winamp menghadirkan layanan streaming dengan identitas, merek, dan antarmuka miliknya sendiri.
Dengan skema itu, layanan premium akan terintegrasi langsung ke dalam Winamp Player sehingga tetap memberikan pengalaman khas Winamp, bukan sekadar versi lain dari aplikasi Deezer.
Gabungkan Streaming, Musik Lokal, hingga Podcast
Winamp mengklaim platform barunya menawarkan pendekatan berbeda dibanding layanan streaming musik yang saat ini mendominasi pasar.
Selain menyediakan akses ke katalog musik streaming, Winamp Player generasi terbaru juga akan menggabungkan berbagai sumber audio dalam satu aplikasi.
Pengguna nantinya dapat mengakses koleksi musik lokal, radio internet, podcast, penyimpanan berbasis komputasi awan (cloud), serta berbagai sumber audio lainnya tanpa harus berpindah aplikasi.
Platform tersebut juga akan dibekali antarmuka yang dapat dipersonalisasi, fitur sosial baru, serta cara baru untuk menemukan, mengatur, dan menikmati musik.
Meski demikian, Winamp belum mengungkap harga langganan, daftar negara yang akan menjadi lokasi peluncuran perdana, maupun fitur lengkap yang akan tersedia saat layanan resmi dirilis.
Winamp Ingin Hadirkan Pengalaman Baru
CEO Winamp Group Alexandre Saboundjian mengatakan layanan terbaru ini tetap mempertahankan filosofi utama Winamp, yakni memberikan kebebasan kepada pengguna dalam menikmati musik.
“Dua puluh lima tahun lalu kami mengubah cara orang mendengarkan musik digital, dan kami percaya waktunya telah tiba untuk kembali menantang pengalaman mendengarkan musik,” kata Saboundjian dalam keterangannya, Rabu (29/7).
Ia menambahkan kerja sama dengan Deezer memungkinkan Winamp memanfaatkan teknologi streaming dan katalog musik global yang telah dimiliki mitranya.
“Kami dapat berfokus pada hal yang paling penting, yaitu membangun produk Winamp unik yang menyatukan semua yang ingin didengarkan pengguna dalam satu tempat,” ujarnya.
Winamp Masih Digunakan 40 Juta Pengguna
Winamp merupakan salah satu pemutar musik digital paling populer sejak lebih dari 25 tahun lalu.
Perusahaan menilai layanan streaming berkembang pesat dalam satu dekade terakhir, tetapi konsep aplikasi pemutar musik tidak mengalami banyak perubahan.
Melalui Winamp Player generasi terbaru, perusahaan ingin menghadirkan pengalaman baru bagi pengguna sekaligus kembali bersaing di pasar streaming musik.
Setelah layanan tersebut resmi diluncurkan, fitur berlangganan premium juga akan diintegrasikan ke aplikasi desktop klasik Winamp.
Perusahaan mengklaim pemutar musik desktop tersebut hingga kini masih digunakan oleh lebih dari 40 juta pengguna di seluruh dunia.
Winamp Player generasi terbaru dijadwalkan meluncur pada semester pertama 2027, sementara pratinjau produk dan informasi tambahan akan diumumkan dalam beberapa bulan ke depan.
