Penulis : Redaksi

MUARO JAMBI – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi terus memperkuat pembangunan mental dan spiritual generasi muda melalui berbagai program keagamaan. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, S.P., M.M., M.Si., saat menghadiri Wisuda Akbar Santri dan Santriwati Rumah Tahfizh Qur’an binaan Kabupaten Muaro Jambi se-Kecamatan Maro Sebo.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Muaro Jambi, Kecamatan Maro Sebo, pada Rabu (3/6/2026) siang itu berlangsung khidmat dan penuh haru. Acara dihadiri jajaran Muspika Maro Sebo, pemerintah desa, tokoh adat, para kiai, serta ratusan wali santri yang menyaksikan langsung prosesi wisuda putra-putri mereka.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa BBS menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Forum Tenaga Pendidik atau Guru Tahfizh Qur’an binaan Kabupaten Muaro Jambi atas dedikasi mereka dalam membina generasi muda.

Menurutnya, para guru tahfizh memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan akhlak generasi penerus bangsa melalui pendidikan Al-Qur’an.

“Terima kasih yang tak terhingga atas perjuangan dan pengorbanan para asatidz dan asatidzah. Lewat tangan dingin kalian, hari ini kita menyaksikan lahirnya generasi muda yang insya Allah beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia,” ungkap Bupati BBS.

Pesan untuk Para Wisudawan

Selain memberikan ucapan selamat kepada para santri dan santriwati yang telah menyelesaikan tahapan pembelajaran, Bupati BBS juga berpesan agar mereka tidak cepat merasa puas dengan capaian yang telah diraih.

Ia mengingatkan bahwa menjaga hafalan Al-Qur’an merupakan amanah besar yang harus terus dipelihara dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Ingat pesan Imam Syafi’i, ilmu itu bukan sekadar yang dihafal, melainkan yang memberi manfaat. Tugas kalian belum selesai. Jaga hafalan kalian, jaga akhlak, dan jaga Al-Qur’an,” tegasnya di hadapan para wisudawan.

Dorong Terwujudnya Muaro Jambi yang Religius

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Muaro Jambi, panitia pelaksana, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurut Bupati BBS, kolaborasi dan semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam pelaksanaan acara menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, tokoh agama, dan masyarakat dapat terus terjaga guna mewujudkan Kabupaten Muaro Jambi yang religius, berakhlak, dan penuh keberkahan.