Penulis : Redaksi

Jakarta — Ford dikabarkan tengah bernegosiasi dengan Geely untuk menjual sebagian fasilitas pabriknya di Valencia, Spanyol. Jika kesepakatan tercapai, langkah ini akan menjadi awal bagi Geely memproduksi mobilnya secara langsung di Eropa.

Mengutip laporan surat kabar Spanyol La Tribuna de Automoción yang disitat Autocar, Geely selaku perusahaan induk Volvo disebut bakal mengambil alih area perakitan Body 3 di pabrik Ford Valencia.

Fasilitas tersebut sebelumnya digunakan untuk memproduksi sejumlah model Ford seperti Mondeo, Galaxy, dan S-Max.

Pabrik Valencia diketahui memiliki kapasitas produksi hingga 300 ribu unit per tahun. Namun saat ini fasilitas tersebut hanya memproduksi Ford Kuga sehingga utilisasinya belum mencapai kapasitas maksimal.

Penjualan sebagian fasilitas pabrik itu disebut dapat memberikan suntikan dana segar bagi divisi Ford Eropa yang saat ini menghadapi penurunan penjualan.

Laporan tersebut juga menyebut Geely berencana memproduksi kendaraan berbasis platform modular GEA yang dapat digunakan untuk mobil listrik, hybrid, maupun plug-in hybrid dalam berbagai jenis bodi kendaraan.

Pada tahap awal, Geely disebut akan fokus memproduksi crossover listrik Galaxy EX2 atau yang juga dikenal dengan nama Galaxy Xingyuan. Model tersebut tercatat sebagai salah satu mobil listrik terlaris di China pada tahun lalu.

Sumber industri yang dikutip dalam laporan itu juga menyebut Geely berpeluang memproduksi model Ford di fasilitas tersebut menggunakan platform GEA.

Sebelumnya, Ford telah mengonfirmasi kepada Autocar bahwa Valencia akan menjadi lokasi produksi crossover baru yang diproyeksikan sebagai pengganti tidak langsung Ford Focus.

Model tersebut direncanakan hadir dengan pilihan mesin hybrid dan listrik, serta diprediksi menjadi salah satu lini kendaraan global terlaris Ford.

Saat itu, Autocar melaporkan crossover tersebut akan diproduksi bersama Ford Kuga menggunakan platform C2 guna menekan biaya produksi.

Namun, kerja sama baru dengan Geely dinilai dapat membuka peluang penggunaan platform GEA untuk model tersebut.

Ford sebelumnya juga diketahui aktif menjalin kemitraan untuk pengembangan model di Eropa. Beberapa model seperti Capri dan Explorer menggunakan platform MEB milik Volkswagen, sementara dua kendaraan listrik baru berbasis arsitektur Ampr Renault dijadwalkan meluncur sebelum akhir dekade ini.

Bagi Geely, akuisisi fasilitas di Valencia dinilai dapat membantu perusahaan menghindari tarif tinggi Uni Eropa sebesar 18,8 persen terhadap mobil listrik impor asal China.

La Tribuna de Automoción melaporkan pembicaraan antara Ford dan Geely terkait penjualan fasilitas tersebut sudah berada pada tahap yang sangat maju. Bahkan, sejumlah pemasok di sekitar Valencia disebut telah dihubungi oleh pihak Geely.