Penulis : Redaksi

Jakarta — Seorang perempuan berinisial ES diarak dengan dikalungi tulisan “saya copet” setelah diduga mencuri handphone (HP) di Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Stasiun Tanah Abang, Senin (20/4).

Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, perempuan tersebut terlihat berjalan dengan didampingi dua petugas sekuriti.

Tampak kedua tangan perempuan itu diborgol, serta dikalungi kertas bertuliskan “saya copet”.

Kapolsek Tanah Abang, Dhimas Prasetyo, menjelaskan bahwa aksi pencopetan terjadi saat korban tengah berbelanja sambil menunggu kereta.

“Tanpa disadari HP yang ada di dalam tas tidak ada atau hilang,” kata Dhimas kepada wartawan, Selasa (21/4).

Mengetahui ponselnya hilang, korban kemudian mengejar sosok yang diduga sebagai pelaku pencurian.

“Dengan bantuan security, Pak Abizar dan Dodi, akhirnya diduga pelaku berhasil diamankan,” ujarnya.

Namun, korban tidak membuat laporan polisi karena harus segera naik kereta untuk pulang. Handphone yang sempat hilang kemudian dikembalikan kepada korban, sementara pelaku dibawa ke kantor pengelola.

Dhimas menyebut, pihak pengelola kemudian mengarak pelaku dengan tulisan “saya copet” sebagai upaya memberikan efek jera.

“Kemudian oleh pengelola, untuk membuat efek jera, diduga pelaku diarak mengelilingi JPM dengan mengalungi tulisan ‘saya copet’. Setelah itu pelaku dipulangkan oleh pihak pengelola JPM,” tuturnya.