Tantangan Pelacakan: Dari Log Bank ke Blockchain
Upaya penelusuran kini menghadapi dua tantangan utama:
1. Keterbatasan Data Internal
Seperti diungkap sebelumnya, bank hanya memiliki transaction log, tanpa authentication log yang memadai.
Akibatnya:
- sulit menentukan sumber akses awal
- sulit membangun timeline akses yang valid
2. Kompleksitas Ekosistem Kripto
Setelah dana dikonversi:
- transaksi terjadi di jaringan blockchain
- pelaku dapat memecah dana ke banyak wallet
- potensi penggunaan layanan mixing semakin menyulitkan pelacakan
“Pelacakan masih mungkin dilakukan, tetapi membutuhkan kerja sama lintas institusi, termasuk platform exchange dan analisis blockchain lanjutan,” tambah analis tersebut.
Sorotan Baru: Peran Vendor dan Tata Kelola
Isu ketergantungan pada pihak ketiga kini menjadi sorotan lebih tajam. Dalam perkembangan terbaru, analis menilai bahwa masalah tidak berhenti pada aspek teknis, tetapi juga pada struktur pengawasan.
“Kalau sistem kritikal berada di luar kontrol penuh bank, maka risiko tidak hanya teknis, tapi juga strategis. Ini menyangkut bagaimana keputusan diambil dan diawasi,” ujarnya.
Hal ini memperkuat dugaan bahwa persoalan utama bukan sekadar celah keamanan, tetapi kelemahan dalam governance dan kontrol internal.
