Penulis : Redaksi

Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan mengawali perdagangan pekan ini dengan penguatan pada Senin (30/3), meski masih dibayangi potensi koreksi dalam pergerakannya.

Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyebut IHSG berpeluang menguat di awal sesi. Namun, ia mengingatkan adanya potensi penurunan ke kisaran 6.745–6.887, dengan peluang penguatan lanjutan menuju level 7.450–7.779.

“Kami memperkirakan posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A, sehingga masih rawan terkoreksi ke area 6.745–6.887, dengan peluang penguatan ke 7.450–7.779,” ujar Herditya dalam riset hariannya.

Dengan kondisi tersebut, ia memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 7.057 dan 6.917, serta resistance di level 7.374 dan 7.527. Herditya juga merekomendasikan sejumlah saham, yakni CUAN, DSNG, UNTR, dan AMRT.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, menilai IHSG berpotensi melanjutkan tren penurunan apabila menembus level 7.057, yang menjadi indikasi perubahan struktur pergerakan.

“Penembusan di bawah 7.057 akan menandai shifting pada struktur internal dan membuka peluang IHSG melanjutkan tren turun menuju target Fibonacci 100 persen di level 6.744,” kata Ivan.

Ia memperkirakan pergerakan IHSG berada di level support 7.057, 6.900, 6.744, dan 6.587, serta resistance di 7.436, 7.765, dan 8.098. Ivan juga merekomendasikan saham ICBP, KLBF, PGEO, TLKM, dan UNVR.

Pada penutupan perdagangan Jumat (27/3), IHSG berada di level 7.097 setelah melemah 67,03 poin atau turun 0,94 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Berdasarkan data RTI Infokom, nilai transaksi investor tercatat mencapai Rp11,71 triliun dengan volume perdagangan sebesar 19,77 miliar saham. Dari keseluruhan transaksi, sebanyak 274 saham menguat, 379 saham melemah, dan 167 saham stagnan.

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.