Penulis : Redaksi

Jakarta – Bintang muda NBA, Anthony Edwards, sukses merebut trofi NBA All-Star Game 2026 setelah tampil impresif dan membawa USA Stars menjuarai laga All-Star. Pada partai final yang digelar di Intuit Dome, Senin WIB, USA Stars menaklukkan USA Stripes dan memastikan gelar juara.

Edwards tampil sebagai pemain paling konsisten di tim juara. Ia membukukan total 32 poin dalam tiga gim dengan waktu bermain 26 menit. Dari 22 percobaan tembakan, 13 di antaranya berhasil dikonversi menjadi poin, termasuk enam tembakan tiga angka dari 15 percobaan.

Pada gim terakhir, produktivitas Edwards menjadi faktor kunci kemenangan sekaligus memastikan statusnya sebagai MVP. Ia mencetak delapan poin dari lima percobaan tembakan saat USA Stars unggul cepat 12-1 dan tak pernah terkejar hingga memastikan kemenangan atas USA Stripes di partai final.

Kontribusi Edwards juga terlihat pada gim pembuka. Tembakan tripoinnya memaksa pertandingan berlanjut ke babak overtime sebelum akhirnya timnya mengamankan kemenangan.

Trofi Kobe Bryant dan Persaingan MVP

Trofi MVP All-Star tersebut menggunakan nama Kobe Bryant sebagai bentuk penghormatan atas pencapaian legenda NBA yang empat kali meraih gelar MVP dalam 15 penampilan All-Star. Dalam sejarahnya, sejumlah pemain tuan rumah juga pernah meraih penghargaan tersebut, termasuk Stephen Curry pada edisi sebelumnya di San Francisco.

Persaingan MVP sempat mengerucut kepada Kawhi Leonard, yang tampil gemilang bersama USA Stripes saat menyingkirkan tim World dengan skor 48-45. Leonard mencetak 31 poin lewat 11 dari 13 tembakan, termasuk enam dari tujuh tripoin, serta menyumbang dua steal. Namun, pada gim final ia hanya menorehkan satu poin ketika USA Stars mendominasi sejak awal laga.

Sementara itu, Victor Wembanyama juga menunjukkan performa impresif untuk tim World dengan total 33 poin dalam dua gim, ditambah delapan rebound dan tiga blok. Meski demikian, kegagalan World melaju ke final membuat peluangnya untuk meraih trofi MVP tertutup.