Penulis : Redaksi

Pemutusan hubungan ekonomi ini bukanlah yang pertama. Pada tahun lalu, Turki juga sudah menghentikan hubungan dagang dengan Israel.

“Turki telah memutuskan hubungan ekonomi dengan Israel sebelumnya dan langkah ini akan terus berlanjut,” kata salah satu pejabat Israel kepada Jerusalem Post.

Turki dikenal sebagai salah satu pendukung kuat kemerdekaan Palestina dan secara aktif mengecam tindakan Israel. Di awal agresi, Presiden Recep Tayyip Erdogan bahkan mengumumkan masa berkabung selama tiga hari sebagai bentuk solidaritas dengan warga Gaza.

Negara ini juga sering menyampaikan dukungan kepada Palestina di berbagai forum internasional dan tidak ragu mengecam negara-negara Barat yang dianggap memiliki sikap hipokrit terkait agresi Israel.

Sejak Oktober 2023, Israel telah meluncurkan serangan brutal terhadap Palestina, mengakibatkan lebih dari 62.000 korban jiwa dan jutaan orang terpaksa menjadi pengungsi.