Penulis : Redaksi

Yang mana pada awalnya sebelum pertemuan dilakukan bersama anggota DPRD Kabupaten Bungo, KIPAN Bersama Aliansi Mahasiswa dan OKP se-Kabupaten Bungo sempat bersitegang dengan Anggota Polres Bungo yang berjaga pada saat itu.

Kordinator lapangan aksi Ziqri Julian Saputra menjelaskan, aksi audensi ini merupakan bentuk kepedulian pemuda Bungo dengan kondisi sungai Batang Bungo yang tidak bisa digunakan lagi dampak pertambangan liar di ulu sungai khususnya di Dusun Sei Telang.

“Kita meminta anggota DPRD menjadi wakil rakyat yang benar-benar wakil rakyat, sekarang ada penambangan liar di sepanjang sungai Batang Bungo dan daerah lainnya di wilayah Kabupaten Bungo. Coba turun ke lapangan dan lihat langsung,” katanya.

Ziqri berharap, para anggota DPRD menyampaikan suara rakyat agar stakeholder di Kabupaten Bungo bisa ikut mengambil kebijakan yang pro rakyat. Stakeholder bisa satu suara mengikuti arahan Bupati Bungo Mashuri yang ingin memberantas PETI.

Secara tegas, Ziqri menyebutkan dalam audensi ini gabungan Mahadiswa dan Pemuda Bungo menuntut keseriusan DPRD dan Pemerintah Kabupaten Bungo dalam mengatasi PETI di Kabupaten Bungo.