Penulis : Redaksi

Oleh karna itu kita berharap dan meminta aparat penegak hukum polda sumsel dan polda jambi melakukan operasi gabungan, agar tidak ada lagi ilegal drilling di wilayah tersebut, sebelum jatuh korban.

Dari sumber yang tidak ingin disebutkan namanya menyebutkan terdapat 16 buah penampungan minyak (bak seler) hasil ilegal drilling berukuran 8×16.

“Hasilnya perhari itu ratusan drum, pasca kebakaran tersebut kini tanpak sudah beroperasi kembali, masuk wilayah sumsel”, jelasnya.

Sampai berita ini diturunkan, awak media terus berusaha melakukan pencarian informaasi agar pemberitaan berimbang. (*)