Dalam refleksi tersebut, ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antarorganisasi keumatan Kristen untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan aman. Ia menilai bahwa sinergi yang kuat akan membantu memperkuat persatuan dan kepedulian di antara sesama jemaat. “Lembaga Kristen harus bersatu dalam semangat kebersamaan demi menciptakan kedamaian di tengah masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi para pemuda Kristen untuk lebih aktif dalam dunia pendidikan dan sosial. Para peserta yang hadir tampak antusias mengikuti diskusi yang berlangsung dengan penuh semangat dan keterbukaan.
Melalui refleksi awal tahun ini, para pemimpin organisasi berharap dapat membangun kesadaran bersama tentang pentingnya pendidikan, peran gereja, dan solidaritas umat Kristen dalam menghadapi tantangan di masa depan.

