Selain itu, lemahnya pengawasan dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa juga menjadi masalah serius. Transparansi yang minim memungkinkan terjadinya korupsi dan penyelewengan dana yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan masyarakat. Hal ini bukan hanya merugikan secara finansial, tetapi juga mengikis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan desa.
Namun, bukan berarti kita harus pesimis. Ada secercah harapan untuk memperbaiki situasi. Penguatan kapasitas masyarakat desa melalui pendidikan politik dan literasi digital sangat krusial. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang politik dan akses informasi yang lebih luas, warga desa dapat menjadi aktor yang lebih aktif dan kritis dalam proses pengambilan keputusan.
Peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa juga sangat penting. Mekanisme pengawasan yang efektif dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan akan membantu mencegah korupsi dan memastikan dana desa digunakan sesuai peruntukannya.
Terakhir, peran pemerintah daerah dan lembaga terkait sangat vital. Mereka perlu memfasilitasi pendidikan politik, memberikan pelatihan kepada perangkat desa, dan memastikan penegakan hukum yang adil dan efektif.

