Jakarta — Ajang FIFA Series 2026 dinilai menjadi momentum penting untuk membangun ulang kekuatan Timnas Indonesia.
Hal tersebut disampaikan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, dalam sesi wawancara yang diunggah melalui Instagram Sassuolo pada Senin (23/3).
“FIFA Series 2026 di bulan Maret kompetisi yang sangat penting dan kami memiliki staf baru, pelatih baru, dan kami sangat menantikan bekerja sama,” kata Jay Idzes.
Ia menambahkan, “Dan kami akan membangun kembali, fokus pada FIFA Series, dan saya pikir itu bagus untuk kami. Bermain dengan melawan berbagai negara dan benua sehingga Anda bisa merasakan dan melihat seperti apa permainannya nanti.”
Indonesia mendapat kesempatan menjadi tuan rumah FIFA Series 2026 yang akan digelar pada 27 hingga 31 Maret mendatang.
Turnamen ini akan menghadirkan empat negara dari empat konfederasi berbeda, yakni UEFA (Bulgaria), AFC (Indonesia), CONCACAF (Saint Kitts and Nevis), dan OFC (Kepulauan Solomon).
Perbedaan karakter permainan antar konfederasi diyakini dapat menambah wawasan pemain serta pelatih Timnas Indonesia.
Jay Idzes dan rekan-rekannya terakhir kali tampil pada putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Oktober lalu. Dalam pertandingan tersebut, Indonesia kalah 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak.
Skuad Garuda akan memulai kiprahnya di FIFA Series dengan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/3). Sebelum laga tersebut, akan digelar pertandingan antara Kepulauan Solomon melawan Bulgaria.
Setelah pertandingan pertama, tim pemenang akan bertemu pada Selasa (31/3) pukul 20.00 WIB. Sementara itu, tim yang kalah akan memperebutkan posisi ketiga pada pukul 15.30 WIB.
FIFA Series 2026 menjadi langkah awal penting bagi Timnas Indonesia dalam menghadapi padatnya kalender pertandingan sepanjang 2026. Pada tahun tersebut, Timnas Indonesia dijadwalkan mengikuti dua turnamen besar Asia Tenggara, yakni Piala AFF dan FIFA ASEAN Cup.
