Jakarta — Pasangan ganda putri Indonesia, Lanny Tri Mayasari / Apriyani Rahayu, menjadikan Indonesia Masters 2026 sebagai titik awal kebangkitan setelah baru dipasangkan dan memulai peringkat dari nol.
Indonesia Masters 2026 menjadi turnamen debut bagi Lanny/Apriyani sebagai pasangan baru. Meski masih dalam tahap adaptasi, keduanya berharap ajang ini bisa menjadi langkah awal yang positif untuk perjalanan mereka ke depan.
“Jadi harapannya, semoga bisa dapat kesempatan yang baik untuk ganda putri Indonesia. Kami berharap momentumnya di sini [untuk bangkit lagi] karena Top 10 di sini sedikit yang ikut,” kata Apriyani di Istora Senayan, Kamis (22/1).
Fokus Proses dan Tanpa Beban Target
Pada turnamen debut ini, Lanny/Apriyani perlahan menunjukkan progres dengan mengamankan tiket ke babak perempat final. Lanny menilai perjalanan mereka sebagai proses jangka panjang yang perlu dijalani tanpa tekanan berlebihan.
“Kalau dari saya langkah demi langkah saja. Karena pelatih juga belum terlalu ditarget banget,” ujar Lanny.
Apriyani pun mengamini pendekatan tersebut dengan menekankan pentingnya kondisi fisik selama menjalani pertandingan.
“Sama. Yang penting sehat, yang penting langkah demi langkah dalam memenangkan pertandingan,” ucap Apriyani menimpali.
Fokus Pemulihan Jelang Perempat Final
Menatap babak perempat final Indonesia Masters 2026, Apriyani menyebut fokus utama mereka adalah pemulihan fisik dan mental agar bisa tampil maksimal pada laga berikutnya.
Pasangan ini sebelumnya meraih kemenangan atas wakil Hong Kong, Tsaing Hiu Yan / Yeung Piu Lam, dengan skor 21-17, 21-18 pada babak 16 besar, Kamis (22/1).
“Untuk besok kami hanya menyiapkan pemulihan dari segi pikiran dan melihat video tanding untuk pertandingan. Semoga bisa menang lagi,” katanya.

