Penulis : Redaksi

Jakarta — Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, merespons kritik yang diarahkan kepada dirinya dan tim menjelang akhir musim. Kemenangan 1-0 atas Sporting CP pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026 membuatnya semakin percaya diri.

“Begitulah ketika Anda menjalani periode sulit. Menurut saya, hal terbaik daripada banyak bicara adalah mengobservasi. Lihat cara orang-orang memberi reaksi,” ujar Arteta dalam konferensi pers usai laga tandang, dikutip dari laman resmi Arsenal, Rabu (8/4).

Ia juga menyoroti bagaimana kritik kerap muncul tanpa refleksi.
“Lihat cara mereka bicara, cara mereka melihat Anda, bagaimana mereka menghakimi Anda. Apakah mereka berkaca pada diri sendiri?” tambahnya.

Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi The Gunners untuk melangkah ke semifinal. Kepastian akan ditentukan pada leg kedua yang akan digelar di Stadion Emirates pekan depan.

Arsenal kini masih berpeluang meraih dua gelar besar musim ini, yakni Liga Champions dan Premier League. Menghadapi tekanan yang semakin tinggi, Arteta tetap optimistis dengan peluang timnya.

“Saya tidak bisa lebih bangga bekerja di klub dengan orang-orang yang selalu bertanya apa yang bisa mereka bantu. Dengan orang-orang seperti ini, saya percaya hasil baik akan datang karena kami memang pantas mendapatkannya,” ujarnya.

Arteta juga menegaskan dirinya tidak terlalu memikirkan kegagalan di kompetisi lain, setelah Arsenal tersingkir dari EFL Cup dan FA Cup.

“Sejak Agustus 2025 tuntutannya adalah menang terus. Jika tidak, dianggap bencana. Anda tidak bisa memenangkan empat trofi sekaligus, lalu apa lagi yang bisa dilakukan?” ucapnya.

Ia menilai pentingnya melihat perkembangan tim secara menyeluruh.
“Tidak apa-apa. Tapi publik perlu melihat dari sudut pandang kami, tentang peningkatan besar yang membawa tim ke titik ini. Lakukan saja yang terbaik dan lihat hasilnya nanti,” kata Arteta.