Penulis : Redaksi

Jakarta — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa pihaknya telah memetakan distribusi kendaraan selama arus balik. Diperkirakan sekitar 30 hingga 35 persen kendaraan akan mengarah ke wilayah Jawa Barat.

“Nah nanti solusinya yang dari Jawa Barat, kan sudah ada Japek 2 Selatan, itu sudah membantu sekali. Termasuk yang ada di Bocimi,” ujar Agus di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek, Sabtu (21/3), dikutip dari situs resmi Korlantas.

Sementara itu, untuk arus kendaraan dari Trans Jawa, distribusinya diperkirakan mencapai sekitar 66 persen.

“Artinya bahwa, kalau arus baliknya itu tanggal 24 (Maret), tanggal 23 (Maret) ini kami sudah akan mengelola traffic counting,” ucapnya.

Agus menjelaskan, pihaknya juga menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) lokal. Langkah ini rencananya akan mulai diterapkan pada 23 Maret.

“Bila perlu di tanggal 23 (Maret) ini kami sudah lakukan one way lokal sepenggal tahap pertama. Dibalik, dari (KM) 414 menuju ke (KM) 70. Kemungkinan nanti kami bagi dua tahap. Kemungkinan sampai ke Pejagan, 263,” lanjutnya.

Ia menambahkan, jika volume kendaraan masih meningkat hingga wilayah Pejagan, maka sistem one way akan kembali diperpanjang hingga KM 70.

“Sampai 70 karena dia menyempit, ketemu di 70, dan melebar nanti setelah ke 36 ke arah Jakarta, nanti akan kita persiapkan contraflow juga. Contraflow dari kilometer 70 sampai mungkin 55 atau mungkin sampai 36. Nanti kita lihat flow-nya tinggi atau tidak,” jelasnya.

Selain arus balik, Korlantas juga mengantisipasi lonjakan pemudik lokal. Puncak kepadatan diprediksi terjadi pada Minggu (22/3) atau H+1 Lebaran 2026.

Kepolisian telah menyiapkan langkah antisipasi di sejumlah wilayah seperti Solo Raya, Semarang Raya, Malang Raya, Jabodetabek, hingga Bali. Upaya tersebut dilakukan dengan menyiagakan pos pengamanan, pos pelayanan, serta pos terpadu.

“Justru besok ini akan padat aglomerasi itu. Jadi, mudik lokal dari Solo ke Semarang, Semarang ke Solo, dari Bogor ke Bekasi, itu kita antisipasi, besok,” ujar Agus.