Untuk meminimalisir risiko, pastikan telur yang digunakan segar dan bersih. Sebaiknya, pilih telur yang sudah dipasteurisasi. Jangan lupa untuk mencuci kulit telur sebelum merebusnya, dan pastikan putih telurnya matang, meski kuningnya tetap sedikit cair.
Bagaimana dengan telur rebus matang?
Sesuai informasi dari Healthline, telur rebus matang atau hard-boiled egg dimasak hingga kuning dan putihnya menjadi padat. Dalam hal keamanan pangan, telur matang jelas unggul karena bakteri berbahaya telah mati akibat panas.
Meskipun memasaknya lebih lama, kandungan gizi pada telur rebus matang dan setengah matang sebenarnya tidak jauh berbeda. Protein, vitamin, dan mineral tetap terjaga, meskipun proses memasak yang terlalu lama mungkin mengurangi beberapa nutrisi.
Kabar baiknya, tubuh lebih mudah menyerap protein dari telur yang dimasak dibandingkan dari telur mentah. Sebuah studi menunjukkan bahwa protein yang diambil dari telur matang mencapai 90 persen, sementara dari telur mentah hanya sekitar 50 persen.

