Hak Asasi Manusia adalah hak-hak mendasar yang dimiliki oleh manusia yang harus dilindungi, karena manusia merupakan makhluk Tuhan yang memiliki banyak kegiatan untuk kelangsungan hidup dan juga untuk mempertahankan keturunan juga agama dan keyakinannya.
Di masa saat ini, sering ditemukan anak yang belum mendapatkan hak-haknya secara layak, anak-anak Indonesia juga belum mendapatkan perlindungan hukum dengan baik, meningkatnya pelanggaran yang terjadi terhadap anak seperti korban kekerasan, anak jalanan, anak tanpa akte kelahiran, anak yang bermasalah dengan hukum, kasus AIDS/HIV, anak korban penyalahgunaan narkoba, anak yang menderita gizi buruk, pekerja anak, anak putus sekolah, korban eksploitasi seksual komersial dan lain sebagainya. Permasalahan-permasalahan yang terjadi pada anak tersebut, mengisyaratkan bahwa kondisi objektif yang terjadi di masa saat ini sungguh sangat memprihatinkan.
Beberapa kasus pelanggaran hak anak yang terjadi di Indonesia yang sanggat memprihatinkan diantaranya adalah: Berikut ini penulis paparkan beberapa ringkasan kasus pelanggaran hak anak yang terjadi di Indonesia yang sanggat memprihatinkan diantaranya adalah:
a. Perdagangan anak, Beberapa waktu lalu marak terjadi penculikan pada anak–anak yang kemudian dijual. Namun, tidak jarang ada orang tua yang menjual anaknya karena keadaan ekonomi mereka. Salah saru contohnya adalah kasus perdagangan bayi di Pekanbaru yang terjadi pada Januari 2025 yang lalu dengan tersangka tersangka TH (31) dan suaminya SP (37) merupakan Warga Duri, Bathin Solapan, Bengkalis. Dia menjual dua dari tiga anaknya yang baru dilahirkan dengan alasan ekonomi tidak mempunyai biaya untuk persalinan dengan harag
ajual sebesar Rp. 2.000.000,- (dua juta rupiah) selain itu banyak anak jalanan yang terlantar,

