Penulis : Redaksi
Ia mengungkapkan, beberapa bentuk kerusakan yang ditemukan meliputi plafon yang sudah lapuk, atap yang bocor, serta toilet yang kondisinya tidak memungkinkan untuk digunakan dengan nyaman.
”Kami berharap, setelah kunjungan ini, pada tahun 2026 anggaran dapat dialokasikan untuk merenovasi fasilitas sekolah agar lingkungan belajar menjadi lebih layak dan kondusif bagi para siswa,” katanya.

