Menurutnya, setelah ada pembangunan perumahan, kolam penampung air ditutup, makanya warga perumahan menjadi terdampak banjir
“Kita berusaha dan berdoa, agar aspirasi kita bisa segera didengar. Yang melaksanakan wakil kita dan Pemkot Jambi. Semoga banjir tidak terjadi lagi di wilayah kita. Insya Allah berkat campur tangan Ketua DPRD semua bisa selesai agar pembangunan di Kota Jambi semakin maksimal,” ujarnya.
Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly mengatakan, ia turun menerima aspirasi dari masyarakat terkait dampak banjir jika curah hujan tinggi.
“Saya hadir di sini karena masyarakat dan untuk masyarakat Kota Jambi, bukan karena daerah pemilihan saya. Program kerja saya fokus untuk semua masyarakat,” ujarnya.
Menurut Faried, persoalan yang dirasakan warga RT 17 sama dengan daerah pemilihannya, seperti Sungai Putri, Murni, Legok.
“Ini akan menjadi catatan bagi kami. Terkait masalah banjir, saya sarankan ketua RT harus komunikatif dengan anggota dewan. Bukan masalah banjir saja, tapi masalah lain juga seperti UMKM,” katanya.

