Penulis : Redaksi

Riyono atau yang sering disapa Tole selaku penanggungjawab kegiatan kampanye yang dilakukan oleh Mapala Pamsaka, Gita Buana Club dan Caldera di Jembatan Tititan Orang Kayo Kuala Tungkal menyampaikan pernyataan sikapnya, bahwa aksi ini adalah bentuk rasa peduli pecinta alam di di Provinsi Jambi akan bahayanya krisis iklim dan hal ini banyak tidak disadari oleh masyarakat.

“Kita melihat kuala tungkal adalah wilayah pesisir yang dikelilingi oleh sungai dan lautan sehingga ancaman serius kedepanya jika tidak ada yang merespon persoalan ini dampaknya akan serius, juga beberapa wilayah yang terendam bahkan mau tidak mau harus pindah dari tempat tinggalnya karena tidak bisa lagi diselamatkan dari lajunya abrasi, bahkan banjir rob yang dirasakan masyarakat sendiri beberapa tahun kebelakang ini semakin parah karna volume air laut semakin tinggi terus juga diperparah dengan penumpukan sampah di tepi sungai yang semakin tinggi.

Maka dari itu dengan penyampaian aksi ini diharapkan kita semua bisa melihat ini dan pemerintah Tanjung Jabung Barat Khususnya bisa lebih terbuka lagi terkait persoalan krisis iklim ini, karna penyelesaian persoalan ini perlu kesadaran dan kolaborasi antara Masyarakat dan pemerintah ataupun pihak yang berwenang. Tutup Riyono (tole)”