Penulis : Redaksi

“Banyak pelaku UMKM di Kota Jambi yang kesulitan dengan biaya sertifikasi halal. Kami berharap ada kebijakan atau intervensi pembiayaan dari pemerintah agar usaha kecil dapat memenuhi standar kompetensi dan memperoleh sertifikat halal, yang penting untuk memperluas pasar,” tuturnya.

Kemas Faried juga mengusulkan agar pemerintah pusat membantu penyediaan rumah produksi di Kota Jambi, terutama bagi usaha batik dan industri kreatif lainnya.

“Kami sangat membutuhkan dukungan dalam hal rumah produksi yang dapat mengakomodasi pengembangan teknologi produksi dan pemasaran berbasis digital. Hal ini penting untuk membantu produk UMKM kita lebih dikenal dan bersaing di pasar global,” ujarnya.

Dengan disampaikannya aspirasi tersebut, Kemas Faried berharap pemerintah pusat dapat lebih memperhatikan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM di Kota Jambi, sehingga pemberdayaan sektor ini dapat berjalan lebih optimal.