Penulis : Redaksi

Jambi – Sejumlah masyarakat yang mengatasnamakan Perkumpulan Elang Nusantara menggelar aksi dan melaporkan oknum mantan Sekda Batanghari inisial HS, ke Kejaksaan Tinggi Jambi pada Rabu 3 Juli 2024.

Koorlap Aksi Risma Pasaribu mengungkap adanya kasus dugaan korupsi bermodus pengalihan aset Pemda Batanghari menjadi aset pribadi yang dilakukan oleh HS.

Dari HS aset Pemda atas tanah dan bangunan itu dihibahkan ke anaknya sendiri MFA pada 2016 dan Sertifikat Hak Milik (SHM) pun terbit diatas sebidang tanah tersebut pada tahun 2019.

“Kami menduga ini adalah kasus korupsi terstruktur mafia tanah yang dilakukan oleh HS dengan sejumlah pejabat terkait. Sehingga atas aset Pemda bisa kemudian terbit SHM tanpa adanya alas hak,” kata Risma Pasaribu.

Ketua Perkumpulan Elang Nusantara Irwanda Naufal juga menyerukan persoalan ini kepada Kejati Jambi. Menurutnya kasus korupsi aset yang diduga dilakukan HS lewat intervensi relasi kuasa itu adalah persoalan serius, Kejati Jambi pun didesak agar segera mengusut kasus ini.