Lalu bagaimana ceritanya sehingga terdapat garasi mobil BBM industri di areal gedung yang status izinnya sudah jelas-jelas sebagai tempat hiburan malam? Apalagi langsung dari kementerian. Begini Simbolon menjawabnya.
“Sekarang gini, itu tanah, tanah aku. Aku belum punya uang beli tanah untuk bikin garasi. Atau ku pindahkan aja garasiku ke tanah Lae?” ujar dia kesal.
Kekesalan Martogi Simbolon pun semakin ia tunjukan dengan nada kata yang menantang. Padahal awak media hanya berupaya melakukan upaya konfirmasi.
“Aku enggak minta take down atau gimana, aku aku enggak masalah Lae. Lanjuti aja enggak papa. Ada nama PN ya mau enggak mau pihak kami juga enggak mau diam ya Lae aturlah di situ ya,” katanya.

