Pertamina EP Jambi Field pun langsung melakukan penanganan sekaligus Tindakan preventif sesuai prosedur. Senior Supervisor Main Oil Storage (MOS) Yusnirizal menjelaskan begini.
“Tim langsung diterjunkan ke lapangan. Titik kebocoran diatasi terlebih dahulu, kemudian dilakukan pembersihan,” katanya, dalam keterangan tertulis Pertamina.
Ceceran dan rembesan minyak di sekitar lokasi kejadian, termasuk kolam warga yang terkena dampak akan dibersihkan dan dilakukan penyedotan. Penanganan tumpahan minyak ini merupakan upaya meminimalisir dampak terhadap lingkungan.
Aksi illegal tapping ini tidak hanya merugikan negara, dalam hal ini Pertamina EP Jambi Field. Namun juga merugikan dan membahayakan masyarakat juga lingkungan.
Kebocoran yang diakibatkan dari sambungan pipa ilegal tersebut mencemari kolam warga. Bau menyengat juga dirasakan di lokasi kejadian. Oleh karena itu, apabila ada kerusakan lingkungan maupun warga yang dirugikan akibat kejadian pencurian minyak ini, Pertamina EP Jambi Field membuka musyawarah untuk dilakukan perbaikan bersama.

