Penulis : Redaksi

“kalau dilihat dari kronologinya kami juga bisadibilang korban” Ungkap Rayandra.

Jawaban tersebut kontradiksi dengan apa yang mahasiwa/i temukan bahwa yang menyarankan kegiatan ferien job itu sendiri adalah pihak Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis berinisial SS yang saat ini sudah menjadi tersangka dalam kasus ferienjob ini.

Universitas jambi juga di indikasi menerima fee dari pihak agensi, kecurigaan ini juga disampaikan lansung oleh salah satu korban dan diduga melibatkan mantan rektor sebelumya. Hal ini dibantah oleh para jajaran rektorat dan mengatakan pihak yang mengatakan bisa diproses secara hukum jika menyebarkan kabar hoax.

Pihak rektorat yang lain juga ikut menyampaikan bahwasanya akan mengundang para korban kegiatan ini bersama langsung dengan rektor.

“Nanti akan ada pertemuan antara korban dengan bapak rektor prof. helmi di jam satu karena beliau sekarang sedang agenda menjadi saksi ahli di pengadilan”. Ungkap salah satu pihak rektorat.

Mahasiswa yang mencoba untuk mempercayai dan mendengarkan pihak rektorat memindahkan titik kumpulnya ke gedung Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIPOL) UNJA sembari menunggu rektor datang di jam 13:00 WIB.